Menristek: Rapid Test, PCR, Ventilator Lokal Diproduksi Massal

Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro saat memberikan keterangan di kantor Graha BNPB Jakarta, Senin 6 April 2020. (ANTARA/Humas BNPB)

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro menerangkan beberapa alat yang sudah dikembangkan oleh Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 sudah mulai diproduksi massal. Produk tersebut, di antaranya Ventilator, Rapid Test Kit, dan PCR Test.

Dalam video konferensi ‘Peluncuran Produk Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19’, Bambang mengatakan ada lima ventilator yang sudah mendapatkan izin dari Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK). “Minggu depan sudah mulai proses produksi kapasitasnya rentang 100-300 ribu per minggu, per pabrik,” kata dia, Rabu, 20 Mei 2020.

Jika melihat perhitungan waktu, Bambang melanjutkan, bulan depan ventilator sudah banyak yang diproduksi dan didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit. Ventilator itu merupakan garapan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Gadjah Mada (UGM), serta dari swasta.

Sedangkan Rapid Test Kit sudah diproduksi 10 ribu unit untuk uji validasi di rumah sakit di Jawa Tengah, dan akhir Mei ini akan diproses sebanyak 40-50 ribu unit dan siap dipakai untuk kepentingan tes cepat.

Sementara, PCR Test juga sudah mendapatkan izin edar dan sudah diproduksi hampir 10 ribu unit dan akhir bulan diproduksi sekitar 40-50 ribu unit. “Jadi semua produk ini dapat dilihat bulan depan, rata-rata sudah siap dalam jumlah massal,” kata Bambang.

Sejauh ini, Wakil Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu mengatakan jika menghitung biaya produksi, pengujian, dan lain sebagainya dari Ventilator, Rapid Test Kit dan PCR Test dipastikan akan lebih murah dengan kualitas yang setara dengan impor.

Menurutnya, hal ini menjadi daya tarik, serta bukti kemampuan dari peneliti dan inovator Indonesia yang bisa bersaing dan bekerja sama dengan industri yang bisa menggunakan teknologi sehingga bisa lebih murah. “Pokoknya harga kita pastikan lebih murah,” katanya.

Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 Ali Ghufron Mukti memberikan contoh, ICU Ventilator sekarang sudah bisa diproduksi 40 dalam sehari, jika beli impor harganya bisa mencapai Rp 1 miliar. “Tapi kalau yang dikembangkan dalam negeri hanya Rp 400 juta,” kata dia.

Sedang untuk Rapid Test Kit sekarang jika membeli impor harganya kisaran Rp 100 ribu-Rp 200 ribu. “Sekarang sudah bisa dihitung hanya Rp 40 ribu saja,” ujarnya.

Hal itu juga dipertegas oleh Kepala BPPT Hammam Riza. Menurutnya, jika dilihat di pasar produk impor Rapid Test Kit harganya jauh dibandingkan dengan yang diproduksi lokal. “Bisa diperkirakan di bawah Rp 100 ribu,” ujarnya.






Bapanas dan Pemprov DKI Jakarta Uji Rapid Test Residu Komoditas Pangan

18 hari lalu

Bapanas dan Pemprov DKI Jakarta Uji Rapid Test Residu Komoditas Pangan

Badan Pangan Nasional atau Bapanas berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk melakukan pengawasan keamanan pangan segar.


Putri Candrawathi Mengaku Tidak Tahu Siapa yang Ajak Yosua Ikut Isoman ke Rumah Duren Tiga

28 hari lalu

Putri Candrawathi Mengaku Tidak Tahu Siapa yang Ajak Yosua Ikut Isoman ke Rumah Duren Tiga

Putri Candrawathi mengaku tidak tahu siapa yang mengajak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat untuk isolasi mandiri ke rumah dinas Ferdy Sambo


Kereta Cepat Merah Putih Makassar-Pare-pare Beroperasi 2023, Ini Spesifikasinya

31 hari lalu

Kereta Cepat Merah Putih Makassar-Pare-pare Beroperasi 2023, Ini Spesifikasinya

Rencana pengoperasian kereta cepat Merah Putih di Sulawesi itu pada akhir tahun ini.


PPKM Resmi Dicabut: Tes Antigen dan PCR Tak Lagi Wajib

40 hari lalu

PPKM Resmi Dicabut: Tes Antigen dan PCR Tak Lagi Wajib

Pemerintah tak lagi mewajibkan tes swab Antigen dan PCR seiring dengan diumumkannya pencabutan kebijakan PPKM


Pembatasan Covid-19 terhadap Turis China Dinilai Diskriminatif

40 hari lalu

Pembatasan Covid-19 terhadap Turis China Dinilai Diskriminatif

Media Pemerintah China menyebut persyaratan pengujian Covid-19 beberapa negara terhadap pelancong dari negaranya bersifat diskriminatif


Korea Selatan Wajibkan Tes Covid-19 untuk Pelancong dari Cina

40 hari lalu

Korea Selatan Wajibkan Tes Covid-19 untuk Pelancong dari Cina

Korea Selatan bergabung dengan Amerika Serikat dan negara lainnya yang meminta pelancong dari Cina memperlihatkan bukti tes negatif Covid-19.


Tak Ada Antigen dan PCR, Jumlah Penumpang Kereta Api Tembus 1 Juta saat Nataru

40 hari lalu

Tak Ada Antigen dan PCR, Jumlah Penumpang Kereta Api Tembus 1 Juta saat Nataru

Pemerintah kini tak lagi ada mensyaratkan screening Covid-19 melalui Antigen atau PCR untuk penumpang kereta api.


Bandara Halim Perdanakusuma Telah Terbangkan 33.241 Penumpang Natal dan Tahun Baru

45 hari lalu

Bandara Halim Perdanakusuma Telah Terbangkan 33.241 Penumpang Natal dan Tahun Baru

Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, telah menerbangkan 33.241 penumpang pesawat tujuan liburan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.


Libur Natal dan Tahun Baru Kian Dekat, Simak Syarat Perjalanan Terbaru dengan Pesawat

53 hari lalu

Libur Natal dan Tahun Baru Kian Dekat, Simak Syarat Perjalanan Terbaru dengan Pesawat

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru ini, ada baiknya Anda memperhatikan syarat perjalanan apa saja yang harus dipenuhi sebelum menumpang pesawat.


Kisah Pilu Ibunda yang Putrinya Meninggal akibat Gagal Ginjal Akut

21 Oktober 2022

Kisah Pilu Ibunda yang Putrinya Meninggal akibat Gagal Ginjal Akut

Soliha, masih bertanya-tanya tentang penyebab anak bungsunya yang masih berusia 3,8 tahun, bisa terjangkit gagal ginjal akut dan meninggal