Naik 100 Persen Lebih, PlayStation Now Capai 2,2 Juta Pelanggan

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Godfall resmi diumumkan jadi game pertama PlayStation 5. Kredit: Eurogamer

    Godfall resmi diumumkan jadi game pertama PlayStation 5. Kredit: Eurogamer

    TEMPO.CO, Jakarta - Sony mengatakan 2,2 juta orang berlangganan PlayStation Now, layanan berlangganan cloud gaming Sony yang menawarkan akses ke pilihan judul pihak pertama dan ketiga yang terus bertambah.

    PlayStation Now memiliki lebih dari dua kali lipat jumlah langganan dibandingkan tahun lalu ketika Sony melaporkan bahwa lebih dari 1 juta orang berlangganan, sebagaimana dilaporkan The Verge, Selasa, 19 Mei 2020.

    Peningkatan pelanggan PlayStation Now berbayar juga terjadi tujuh bulan setelah Sony mengumumkan akan menurunkan harganya, dengan berlangganan sekarang berharga US$ 9,99 per bulan atau US$ 59,99 selama satu tahun. Biaya sebelumnya US$ 19,99 per bulan atau US$ 99,99 per tahun.

    Meskipun jumlah pelanggan PlayStation Now terlihat besar di atas kertas, Sony meluncurkan layanan ini lebih dari lima tahun yang lalu, sehingga lambat untuk tumbuh. Pesaing terdekatnya, Xbox Game Pass, yang juga menawarkan perpustakaan besar permainan untuk dimainkan pelanggan, telah mengakumulasi 10 juta pelanggan pada April setelah diluncurkan pada 2017.

    Layanan game online Sony, PlayStation Plus, juga tumbuh. Layanan ini mencapai 41,5 juta pelanggan pada akhir Maret, peningkatan 5 juta pengguna dibandingkan tahun lalu ketika Sony melaporkan PlayStation Plus memiliki lebih dari 36 juta pengguna aktif. Microsoft melaporkan bahwa Xbox Live telah mengumpulkan 90 juta pengguna aktif pada akhir April.

    Angka-angka ini mungkin juga mengalami peningkatan karena pandemi virus corona karena banyak yang terjebak di rumah dan mencari hiburan. Hal itu sangat menguntungkan industri game yang mencatat rekor US$ 10,9 miliar pada kuartal pertama tahun 2020.

    THE VERGE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.