Xiaomi, OPPO, OnePlus Kerja Sama Garap Aplikasi Transfer File

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Xiaomi, Oppo, Vivo bikin layanan transfer file lintas merek. Kredit: Weixin

    Xiaomi, Oppo, Vivo bikin layanan transfer file lintas merek. Kredit: Weixin

    TEMPO.CO, Jakarta - Merek smartphone Cina telah bergabung menjadi sebuah aliansi untuk mengembangkan aplikasi transfer file. Merek tersebut yakni Xiaomi, Vivo dan OPPO, serta yang baru masuk OnePlus, Realme, Black Shark dan Meizu.

    Mereka menggarap bareng protokol transfer file universal seperti AirDrop yang akan didukung oleh banyak merek ponsel pintar. Kerja sama itu diumumkan di media sosial Cina yang mirip Twitter, Weibo, Kamis 21 Mei 2020.

    "Protokol transfer file mendukung berbagai format file, kecepatan tinggi dan bersifat lintas merek," bunyi cuitan OnePlus di akun resmi Weibo-nya, seperti dikutip laman Phone Arena.

    Saat ini, kebanyakan pengguna smartphone, khususnya yang bersisitem operasi Android, mengirimkan file melalui Bluetooth. Yang akan ditawarkan aliansi Xiaomi dkk adalah kinerja yang jauh lebih baik daripada transfer file Bluetooth standar, dan akan bekerja tanpa pengguna harus mengunduh aplikasi tambahan apa pun.

    Beberapa smartphone dari merek tersebut mungkin sudah mendapatkan fitur transfer file yang sudah ada melalui pembaruan. Tapi, perangkat masa depan merek Cina akan datang dengan itu langsung, meskipun tidak diketahui seberapa cepat itu akan diluncurkan.

    Di bawah unggahan OnePlus tentang kolaborasi itu, akun MIUI resmi Xiaomi, bersama dengan Realme dan Black Shark semuanya terlihat merespons dengan balasan positif. Hal itu menunjukkan hubungan yang baik antara satu sama lain, meskipun pada dasarnya mereka bersaing.

    Momen tersebut diharapkan dapat memunculkan upaya kolaboratif serupa dan mengalir ke semakin banyak merek. Serta fokus pada manfaat pengalaman konsumen akhir, terlepas dari merek smartphone apa yang telah mereka pilih untuk digunakan.

    PHONE ARENA | GSMARENA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.