Peneliti USU Tawarkan Masker Kain Lembap Cegah Covid-19

Reporter

Peneliti dari Universitas Sumatera Utara (USU), Sontang Sihotang, saat menunjukkan inovasinya berupa masker kain lembap karena rendaman air kalsium organik, Jumat 22 Mei 2020. Air yang biasa digunakannya untuk menyerap logam dan racun dalam tubuh itu diyakininya bisa menyerap partikel virus Covid-19 (ANTARA/Donny Aditra)

TEMPO.CO, Medan - Peneliti dari Universitas Sumatera Utara (USU) membuat inovasi masker kain yang direndam air kalsium organik. Tujuannya, menangkal penyebaran penyakit virus corona 2019 atau Covid-19.

"Masker kain yang direndam dengan air kalsium berfungsi sebagai adsorben atau penyerap partikel virus Covid-19, sehingga tidak masuk ke rongga mulut dan hidung," kata Sontang Sihotang, peneliti itu, Jumat 22 Mei 2020.

Dia menjelaskan itu saat pembagian masker kain lembap yang telah direndam dengan air kalsium organik tersebut. Adapun larutan kasium organik sudah lama diciptakannya dari kulit kerang, tulang ikan, dan kulit udang.

"Saya jadikan kalsium yang bermanfaat untuk membantu menyerap kadar logam serta membuang racun dalam tubuh," katanya.

Dengan menggunakan masker kain yang telah direndam cairan itu, Sontang yakin, nano partikel dari Covid-19 pun bisa diserap oleh air kalsium organik. "Sehingga tidak sampai masuk ke mulut dan hidung orang yang memakai masker," katanya menambahkan.

Saat dipakai, masker kain dibuat lembap dari hasil rendaman air kalsium organik. Selain untuk memaksimalkan fungsi adsorben juga bisa bertahan lebih lama untuk semakin menangkal partikel COVID-19.

Menurut peneliti bergelar doktor itu, masker kain yang lembap hasil rendaman air kalsium organik juga berfungsi menyegarkan wajah pemakai selama beraktivitas di luar ruangan.






Ditolak Naik KA Pangrango Karena Belum Vaksin, Calon Penumpang Merusak Loket Stasiun Sukabumi

3 jam lalu

Ditolak Naik KA Pangrango Karena Belum Vaksin, Calon Penumpang Merusak Loket Stasiun Sukabumi

Calon penumpang di Stasiun Sukabumi itu marah karena ditolak naik KA Pangrango karena belum vaksin. Merusak kaca loket dan melukai seorang petugas.


Konser DWP 2022 Dimulai Hari Ini, Polisi Siapkan Pengamanan Sesuai SOP

13 jam lalu

Konser DWP 2022 Dimulai Hari Ini, Polisi Siapkan Pengamanan Sesuai SOP

Festival Musik Djakarta Warehouse Project atau DWP bakal digelar hari ini, 9 Desember 2022. Polisi telah menyiapkan pengamanan dengan mengacu pada SOP


Twitter Hentikan Kebijakan Informasi COVID-19 yang Menyesatkan

1 hari lalu

Twitter Hentikan Kebijakan Informasi COVID-19 yang Menyesatkan

Twitter secara diam-diam berhenti memberlakukan kebijakan informasi COVID-19 yang menyesatkan.


Mengenal Flu Perut, Kenali Penyebab dan Gejalanya

1 hari lalu

Mengenal Flu Perut, Kenali Penyebab dan Gejalanya

Flu perut atau gastroenteritis merupakan bentuk iritasi dan peradangan pada usus manusia. Hal ini disebabkan paling sering oleh virus novovirus dan rotovirus.


Vaksin Booster Kedua Diakselerasi, DKI: Kasus Meninggal Covid-19 Akibat Komorbid Berat

1 hari lalu

Vaksin Booster Kedua Diakselerasi, DKI: Kasus Meninggal Covid-19 Akibat Komorbid Berat

Vaksin booster kedua untuk menekan penularan COVID-19 khususnya bagi masyarakat pemilik penyakit penyerta.


Piala Dunia Qatar, Suporter Negara Lain Diminta Waspada Flu Unta

1 hari lalu

Piala Dunia Qatar, Suporter Negara Lain Diminta Waspada Flu Unta

MERS adalah satu dari delapan risiko infeksi potensial yang secara teoritis dapat muncul selama Piala Dunia Qatar 2022.


Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

1 hari lalu

Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

Covid-19 telah bermutasi menjadi kasus dengan gejala ringan.


Daftar 14 Lokasi Layanan Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi

1 hari lalu

Daftar 14 Lokasi Layanan Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi

Polda Metro Jaya menyiapkan Samsat Keliling untuk memfasilitasi masyarakat di 14 titik Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi.


Banjir Beras di Atas Kertas

2 hari lalu

Banjir Beras di Atas Kertas

Polemik data beras kian meruncing.


Kepulauan Cook Buka Pintu untuk Lebih Banyak TKI

2 hari lalu

Kepulauan Cook Buka Pintu untuk Lebih Banyak TKI

Kepala delegasi Kepulauan Cook mengapresiasi etos kerja tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di negara Pasifik itu