Pria di Kotawaringin Timur Positif Covid-19 Lagi Setelah Sembuh

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi memberikan keterangan pers di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kotawaringin Timur di Sampit, Jumat (22/5/2020). ANTARA/Norjani

    Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi memberikan keterangan pers di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kotawaringin Timur di Sampit, Jumat (22/5/2020). ANTARA/Norjani

    TEMPO.CO, Sampit - Seorang pria di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dinyatakan positif terjangkit Covid-19 dan harus dirawat di ruang isolasi RSUD dr Murjani Sampit padahal belum lama keluar dari rumah sakit setelah dinyatakan sembuh dari virus mematikan itu.

    "Pasien baru positif Covid-19 ini disebut pasien nomor 018. Perlu diketahui, pasien 018 ini adalah pasien 04 yang sebelumnya pernah dirawat, kemudian sembuh. Jadi tidak ada jaminan yang sudah sembuh sekalipun tidak terkonfirmasi lagi," kata Bupati Supian Hadi di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kotawaringin Timur (Kotim) di Sampit, Jumat, 22 Mei 2020.

    Pasien 018 itu berusia 48, berasal dari Kecamatan Baamang. Berdasarkan data, dia diumumkan positif terjangkit COVID-19 pada 18 April, dan masuk kluster Gowa. Setelah menjalani perawatan, pria ini dinyatakan sembuh pada Selasa, 19 Mei 2020, lalu setelah dua kali pemeriksaan swab menunjukkan hasil negatif.

    Baru beberapa hari meninggalkan rumah sakit, pria ini harus kembali dirawat di ruang isolasi setelah pemeriksaan lanjutan hasil swab menunjukkan positif. Saat ini kondisi pria ini cukup stabil.

    "Makanya kita harus selalu waspada. Hampir setiap hari ada penambahan ODP (orang dalam pemantauan). Ini juga harus kita waspadai karena menunjukkan potensi penularan COVID-19 kembali meningkat," kata Supian.

    Supian menyebutkan, hingga hari ini total kasus positif Covid-19 sebanyak 18 kasus, lima orang masih dirawat, 11 orang sembuh dan dua orang meninggal dunia. Sementara itu jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) satu orang dan orang dalam pemantauan (ODP) 39 orang.

    Hari ini juga ada satu PDP asal Kabupaten Seruyan meninggal di RSUD dr Murjani Sampit. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Seruyan terkait jenazah yang dilaksanakan dengan protokol penanganan Covid-19.

    Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur dr Faisal Novendra Cahyanto mengatakan, kabar pasien asal Kotawaringin Timur kembali dinyatakan positif Covid-19 disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kalimantan Tengah dan dicatatkan sebagai kasus baru.

    Pasien tersebut sebelumnya sudah dinyatakan sembuh karena hasil dua kali pemeriksaan swab menunjukkan negatif. Namun pemeriksaan lanjutan ternyata menunjukkan pasien kembali positif Covid-19.

    "Dia OTG (orang tanpa gejala) dan tidak ada penyakit lain. Ini akan dilakukan swab lagi, apakah terbaca positif ini sisa pragmen asam nukleat dari sebelumnya atau benar-benar tumbuh akibat ada virus aktif. Kalau cuma sisa yang tidak aktif maka swab berikutnya hasilnya bisa negatif," kata Faisal.

    Faisal mengakui tidak menutup kemungkinan ada pasien yang mengalami reinfeksi atau terinfeksi kembali setelah dinyatakan sembuh. Untuk itu harus dilakukan pemeriksaan ulang sekaligus menelusuri riwayat kemungkinan terpapar baru.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.