Akan Buka 100 Toko di AS, Apple Terapkan Cara Belanja Baru

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Apple. REUTERS/Lee Jae-Won

    Logo Apple. REUTERS/Lee Jae-Won

    TEMPO.CO, Jakarta - Apple berencana membuka kembali sekitar 100 toko di Amerika Serikat, sambil menerapkan cara belanja yang mengikuti anjuran menjaga jarak fisik terkait pandemi virus corona.

    Dikutip dari laman Reuters, toko yang menyediakan layanan di dalam toko, walk-in service akan menerapkan protokol kesehatan, antara lain mengecek suhu tubuh karyawan dan konsumen serta mewajibkan mereka menggunakan masker.

    Apple akan memberikan masker jika mereka datang tanpa menggunakan alat pelindung diri tersebut. Jumlah orang yang bisa masuk ke dalam toko juga akan dibatasi sehingga layanan mungkin akan lebih lambat.

    Menurut laporan Reuters, hanya beberapa toko yang akan menyediakan walk-in service, selebihnya hanya mengizinkan konsumen berbelanja dengan sistem curbside pickup, pembeli tidak bisa masuk ke toko.

    Apple menyusun rencana agar konsumen tetap bisa memegang produk yang dipajang, seperti dulu. "Sepanjang hari, kami akan melakukan pembersihan menyeluruh terutama untuk bagian permukaan, produk yang dipajang dan area-area yang banyak dikunjungi," kata pimpinan ritel Apple, Deirdre O'Brien, dalam keterangan untuk konsumen.

    Apple sudah membuka kembali beberapa gerai di sejumlah negara bagian di AS. Bulan ini, Apple antara lain sudah membuka kembali toko di Alabama, Idaho dan Alaska.

    Sejak pandemi virus corona berlangsung, Apple sudah menutup toko mereka di Cina mulai Januari hingga Maret. Begitu virus merebak ke luar Cina, Apple juga menutup toko-toko mereka di luar Cina mulai April, antara lain di Korea Selatan, wilayah Eropa dan Asia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.