UGM Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia 2020 Versi 4ICU

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Universitas Gadjah Mada (UGM). Shutterstock

    Ilustrasi Universitas Gadjah Mada (UGM). Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi perguruan tinggi terbaik di Indonesia pada tahun ini versi lembaga pemeringkat 4 International Colleges & Universities (4ICU). Lembaga ini melakukan pemeringkatan universitas global dengan mengukur keberadaan digital dan popularitasnya berdasarkan jumlah trafik web, kepercayaan terhadap konten, dan popularitas dari tautan web.

    Direktur Sistem dan Sumber Daya Informasi (DSDI) UGM, Widyawan, menyambut gembira hasil pemeringkatan itu yang didesain untuk memberikan informasi kepada calon mahasiswa asing tentang kualitas dan popularitas suatu universitas. 

    "Di tengah situasi wabah pandemik dan ada work from home (WfH) dan study from home (SfH), peran teknologi informasi menjadi semakin penting. Pemeringkatan ini bisa menjadi penambah semangat sekaligus cermin untuk perbaikan,” kata Widayawan seperti dikutip dari laman resmi UGM, Jumat 5 Juni 2020.

    Dalam daftar  573  universitas di Indonesia, UGM ditempatkan di posisi tertinggi. Dua peringkat di bawahnya ditempati, masing-masing, Universitas Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia di peringkat ketiga. Sedang di tingkat Asia, UGM berada di posisi 18.

    Berbeda dengan lembaga pemeringkat seperti QS dan Webometrics, Widayawan menjelaskan, 4ICU memiliki kriteria penilaian sendiri dalam memberikan penilaian kepada setiap universitas yang disurvei. Meski kriteria penilaian pemeringkatan hampir mirip dengan Webometrics, 4ICU lebih menyoroti di bidang keberadaan digital dan tautan.

    “Webometrics lebih menekankan pada inisiatif open access. Sedangkan QS lebih ke pemeringkatan akademis dan memerlukan laporan dari universitas,” katanya.

    Ia berpendapat, lembaga 4ICU memeringkat berdasarkan kepopuleran situs, hal ini menandakan situs UGM banyak disitasi dan banyak digunakan untuk kepentingan akademik dan publikasi. “Situs di UGM, berikut subdomainnya, banyak diakses dan disitasi. Keperluannya bisa berupa akademik dan non-akademik,” ujarnya.

    Widyawan menyebutkan, saat ini UGM mengelola lebih dari 45 ribu situs web. Terdiri dari website resmi institusi, website kegiatan sperti seminar, jurnal, dan blog yang dimiliki dosen, mahasiswa dan karyawan. Dari  penggunaan situs itu, dia menambahkan, sangat mempengaruhi pada google indeks juga sehingga mempermudah pemeringkatan. 

    “Dengan banyak situs UGM yang terindeks dengan baik akan meningkatkan keberadaan secara digital, dan dengan konten yang baik maka akan banyak disitasi oleh situs lainnya. Tentunya akan memengaruhi pemeringkatan 4ICU maupun Webometrics,” jelasnya.

    Webometrics Ranking of World Universities 2020 telah lebih dulu menerbitkan hasil pemeringkatannya pada Januari lalu. Menurut Webomatrics, Universitas Indonesia (UI) adalah perguruan tinggi terbaik di Indonesia, menggeser UGM yang setahun lalu menempati peringkat pertama di Indonesia. Berturut-turut setelahnya adalah Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Sebelas Maret Surakarta.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.