Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Senjata Penyembur Api, dari Bunker Musuh ke Sarang Tawon Pembunuh

Reporter

image-gnews
Senjata penyembur api flamethrower digunakan personel Tentara Pembebasan Rakyat Cina. CHINA MILITARY NETWORK
Senjata penyembur api flamethrower digunakan personel Tentara Pembebasan Rakyat Cina. CHINA MILITARY NETWORK
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Personel angkatan darat Tentara Pembebasan Rakyat Cina masih menggunakan senjata penyembur api warisan invensi teknologi di masa Perang Dunia I. Hal ini diketahui dari sejumlah foto yang disebut situs Popular Mechanics sebagai propaganda terbaru dari pemerintah Beijing.

Mengutip China Defense Blog, militer Cina disebut mempertahankan senjata itu seiring dengan modernisasi yang dilakukan terhadap struktur kekuatannya. Senjata penyembur api itu masih menjadi bagian dari susunan organisasi dan perlengkapan untuk satu kompi rekayasa tempur dari brigade kekuatan gabungan bentukan terbaru.

Seperti di Amerika Serikat dan militer negara lainnya, Tentara Pembebasan Rakyat Cina disebut pula menjalani tren memindahkan personel dari divisi-divisi yang gemuk ke brigade-brigade yang lebih kecil dan lincah.

Senjata penyembur api ditemukan militer Jerman dalam Perang Dunia I (1914-1918) dan cepat disalin oleh hampir semua kekuatan industri perang di dunia. Flamethrower, nama senjata ini, biasanya digunakan oleh satuan tempur yang diisi oleh para perekayasa. Mereka menggunakannya untuk injeksi api beraliran jet api lewat mulut sempit atau celah bunker musuh, memanggang setiap orang di dalamnya.

Militer Amerika Serikat dan Soviet menggunakannya pula di tahun-tahun awal masa Perang Dingin tapi kemudian meninggalkannya pada 1970-an. Gara-garanya, flamethrowers jarang sekali ada yang memiliki jangkauan lebih jauh daripada 150 kaki (45 meter). Sedang mengadopsi versinya yang automatis penuh menyulitkan pengusung membawa senjatanya sedekat mungkin ke jarak tembak terhadap bunker atau targetnya yang lain.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Senjata penyembur api yang digunakan tentara Cina adalah model Type 74, atau pengembangan dari LPO-50 bikinan Soviet. Senjata itu dilengkapi dua tangki berisi bensin pekat untuk sekali semburan selama 2-3 detik dengan jarak tembak efektif 40-50 meter. Mekanismenya, bensin dipicu oleh sistem pemantik yang menggunakan magasin kosong.

Di Amerika Serikat, senjata ini mungkin menemukan alasannya untuk juga tetap dipertahankan dengan pengembangan yang berbeda. Seperti diketahui, belum lama ini ahli serangga belum lama ini menemukan koloni tawon jenis V. mandarinia yang mematikan di Amerika dan Kanada.

Flamethrower untuk memerangi tawon pembunuh faktanya juga dilakukan di Cina. Pada 2013, tentara Cina menggunakannya untuk menghancurkan sarang tawon sebesar 1,5 meter dan tergantung di ketinggian 30 meter. Kawanan serangga dengan sengat dari sarang itu sebelumnya diberitakan telah membunuh satu warga setempat.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


HGU di IKN 190 Tahun, Apa Bedanya dengan Hong Kong yang Disewakan Cina ke Inggris 99 Tahun?

2 jam lalu

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai meninjau lokasi Upacara HUT ke-79 RI di IKN, Kalimantan Timur, Rabu 5 Juni 2024. ANTARA/Dokumentasi Pribadi
HGU di IKN 190 Tahun, Apa Bedanya dengan Hong Kong yang Disewakan Cina ke Inggris 99 Tahun?

Rentang waktu Hak Guna Usaha atau HGU untuk pengelolaan lahan di IKN sampai 95 tahun dan bisa diperpanjang sampai 95 tahun lagi melahirkan kontroversi


Terkini: Alasan Prabowo Lanjutkan Pembangunan IKN, Thailand Bergejolak Akibat Gempuran Produk Murah Cina

3 jam lalu

Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau langsung sodetan akses jalan menuju rencana Ibu Kota Negara (IKN) yang baru, di Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (24/8/2021). ANTARA/HO-Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden
Terkini: Alasan Prabowo Lanjutkan Pembangunan IKN, Thailand Bergejolak Akibat Gempuran Produk Murah Cina

Berita terkini ekonomi dan bisnis pada Senin siang, 15 Juli 2024, dimulai dari alasan pemerintahan Prabowo akan melanjutkan program IKN.


Belajar dari Thailand: Bergejolak Akibat Gempuran Produk Murah Cina dan Penutupan Pabrik

5 jam lalu

Para pekerja merakit mobil listrik di dalam pabrik kendaraan listrik (EV) pertama BYD di Asia Tenggara, pasar kendaraan listrik regional yang berkembang pesat dan menjadi pemain dominannya, di Rayong, Thailand, 4 Juli 2024. REUTERS/Chalinee Thirasupa
Belajar dari Thailand: Bergejolak Akibat Gempuran Produk Murah Cina dan Penutupan Pabrik

Thailand juga menghadapi masalah seperti Indonesia: banjir produk murah Cina yang menyebabkan banyak pabrik tutup sehingga terjadi PHK massal.


Korea Utara Kecam Deklarasi NATO soal Pengiriman Senjata ke Rusia

1 hari lalu

Korea Utara Kecam Deklarasi NATO soal Pengiriman Senjata ke Rusia

Korea Utara pada Sabtu 13 Juli 2024 mengkritik deklarasi KTT NATO yang mengecam ekspor senjatanya ke Rusia


Terkini: Prabowo Disebut-sebut akan Serahkan Pembangunan IKN ke Gibran? KAI Hadirkan Promo Juleha untuk Keberangkatan Sampai Akhir Juli

2 hari lalu

Menteri Pertahanan sekaligus Calon Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan Istana Negara dan lapangan upacara 17 Agustus di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin, 18 Maret 2024. Foto: Tim Media Prabowo
Terkini: Prabowo Disebut-sebut akan Serahkan Pembangunan IKN ke Gibran? KAI Hadirkan Promo Juleha untuk Keberangkatan Sampai Akhir Juli

Proses pembangunan di IKN Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur terus menjadi sorotan menjelang upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI.


Ekonom INDEF Sebut Kebijakan BMAD Keramik Bisa Picu Tindakan Balasan dari Cina

2 hari lalu

Jurnalis merekam gudang penyimpanan produk keramik dan tableware ilegal saat Ekspose Barang Hasil Pengawasan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 20 Juni 2024. Kemendag akan memusnahkan sebanyak 4.565.598 biji produk keramik dan tableware senilai Rp79.897.965.000 asal Cina karena tidak memiliki Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) dan Nomor Pendaftaran Barang (NPB) SNI. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
Ekonom INDEF Sebut Kebijakan BMAD Keramik Bisa Picu Tindakan Balasan dari Cina

Ekonom INDEF menilai realisasi BMAD atas produk keramik impor bisa memicu tindakan balasan dari Cina.


Asaki Klaim BMAD Keramik Impor Cina Tidak Bertentangan dengan Aturan WTO

2 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meninjau produk keramik dan tableware ilegal saat Ekspose Barang Hasil Pengawasan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 20 Juni 2024. Kemendag akan memusnahkan sebanyak 4.565.598 biji produk keramik dan tableware senilai Rp79.897.965.000 asal Cina karena tidak memiliki Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) dan Nomor Pendaftaran Barang (NPB) SNI. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
Asaki Klaim BMAD Keramik Impor Cina Tidak Bertentangan dengan Aturan WTO

Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) menyebut Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) keramik impor asal Cina sesuai aturan.


UNRWA: Gaza Berpotensi Kehilangan Generasi Anak-anak

2 hari lalu

Warga Palestina menyelamatkan seorang anak yang terluka dari bawah reruntuhan rumah keluarganya yang hancur akibat serangan udara Israel di kota Deir Al Balah selatan, Jalur Gaza selatan, 07 Maret 2024. Lebih dari 30.500 warga Palestina dan lebih dari 1.300 warga Israel tewas, menurut Kementerian Kesehatan Palestina dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF), sejak militan Hamas melancarkan serangan terhadap Israel dari Jalur Gaza pada 07 Oktober 2023, dan operasi Israel di Gaza dan Tepi Barat setelahnya. EPA-EFE/MOHAMMED SABRE
UNRWA: Gaza Berpotensi Kehilangan Generasi Anak-anak

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan bahwa Jalur Gaza berpotensi besar kehilangan seluruh generasi anak-anak akibat agresi Israel


Bea Masuk Perlu Waktu Penyelidikan, IDEAS Sarankan Pemerintah Berlakukan Kembali Pertek Produk Tekstil

3 hari lalu

Petugas kepolisian berjaga di gudang penyimpanan pakaian impor bekas di kawasan Pulogebang, Jakarta, Senin (1/8). Direktorat kriminal khusus Polda Metro Jaya berhasil mengungkap penyelundupan pakaian bekas dan tekstil impor ilegal dengan mengamankan 12 tersangka dan menyita 2.216 bal pakaian bekas. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Bea Masuk Perlu Waktu Penyelidikan, IDEAS Sarankan Pemerintah Berlakukan Kembali Pertek Produk Tekstil

IDEAS sarankan pemerintah berlakukan kembali pertimbangan teknis (pertek) untuk produk tekstil impor. Bea masuk perlu waktu penyelidikan.


10 Negara Terbesar di Asia Berdasarkan Luas Wilayahnya

3 hari lalu

Setiap wilayah di benua Asia terdiri dari beberapa negara dengan keunikan masing-masing. Berikut daftar negara di benua Asia dan ibu kotanya. Foto: Canva
10 Negara Terbesar di Asia Berdasarkan Luas Wilayahnya

Dari banyaknya negara di benua Asia, terdapat 10 negara terbesar di Asia berdasarkan luas wilayahnya. Indonesia menjadi salah satunya.