Selama 2020, Karhutla di Nagan Raya Seluas 23,7 Hektare

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian berusaha memadamkan api saat terjadinya kebakaran lahan kebun kelapa sawit di lahan gambut milik masyarakat di Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Selasa, 3 Maret 2020. Kredit: ANTARA/HO-Dok.BPBD Nagan Raya Aceh

    Petugas kepolisian berusaha memadamkan api saat terjadinya kebakaran lahan kebun kelapa sawit di lahan gambut milik masyarakat di Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Selasa, 3 Maret 2020. Kredit: ANTARA/HO-Dok.BPBD Nagan Raya Aceh

    TEMPO.CO, Suka Makmue - Sejak Januari hingga Juni 2020, sedikitnya 23,7 hektare lahan di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, dilaporkan terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

    “Rata-rata penyebab kebakaran hutan dan lahan di Nagan Raya selama ini karena masyarakat membuka lahan atau kebun pribadi dengan cara membakar,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Mistar, di Suka Makmue, Ahad, 28 Juni 2020.

    Ia menjelaskan kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Nagan Raya, Aceh selama ini diduga akibat kelalaian masyarakat, yang membuka lahan dengan cara membakar dan lahan yang dibakar tersebut tidak dijaga.

    Selain itu, kebakaran lahan yang terjadi di daerah itu diduga akibat kelalaian masyarakat yang membuang puntung rokok di sembarang tempat, sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran lahan.

    Sebaran luas lahan yang terbakar tersebut, masing-masing sekitar 1,5 hektare di Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur, pada 1 Maret 2020. Selanjutnya di Desa Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur, pada 4 Maret 2020 dengan luas lahan yang terbakar sekitar 20,2 hektare, serta dua hektare di Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur pada 10 Juni 2020.

    Agar persoalan serupa tidak lagi terjadi, kata Mistar, BPBD Nagan Raya bersama TNI dan Polri selama ini terus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak sembarangan membuang puntung rokok, untuk menghindari kebakaran lahan di daerah ini.

    “Mari bersama-sama kita menjaga kelestarian lingkungan agar tidak menyebabkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Nagan Raya,” imbaunya.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.