Peneliti di Israel Kembangkan Metode Baru Lacak Operator Drone

Reporter

Sebuah drone diterbangkan untuk mencegah layang-layang dan balon Palestina yang menggunakan bahan peledak di perbatasan Gaza di dekat Kissufim, Israel, Selasa, 5 Juni 2018. Warga Palestina menggunakan berbagai cara saat melakukan aksi protes menuntut kembalinya tanah leluhur. REUTERS/Amir Cohen

TEMPO.CO, Jerusalem - Peneliti siber di Ben Gurion University, Israel, mengembangkan sebuah metode kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk bisa secara akurat mengetahui lokasi operator drone. Metode baru berbasis analisa gerak terbang drone bisa digunakan untuk menghadang misi operasi drone yang dianggap mencurigakan dan berbahaya dekat bandara atau pangkalan udara militer.

"Pengembangan metode kecerdasan buatan yang baru juga bisa menuntun ke kemampuan deteksi level pengalaman teknis dan bahkan identitas pasti si operator drone yang dilacak," bunyi keterangan yang diberikan kampus itu, Rabu 8 Juli 2020.

Saat ini drone-drone disadari memberi risiko keamanan yang signifikan karena ketangkasannya, aksesibilitas, dan murah. Dampaknya, kebutuhan berkembang untuk pengembangan suatu metode pendeteksi dan mitigasi operasi dari drone-drone tersebut.  

Teknologi yang biasa digunakan untuk melacak operator drone adalah teknik frekuensi radio. Teknik itu membutuhkan dukungan sensor-sensor yang ditanam di sekitar pangkalan udara. Namun, berlimpahnya sinyal jaringan WiFi, Bluetooth dan sinyal perangkat berbasis internet atau IoT (internet of things) di udara bisa membuat samar sinyal drone yang dilacak. 

Apa yang dilakukan para peneliti di Israel adalah melatih sebuah jaringan saraf kompleks buatan untuk memprediksi lokasi operator drone hanya berdasarkan analisa gerak terbang drone, dan tidak melibatkan sensor-senor tambahan lain. "Sistem kami dapat mengidentifikasi pola pergerakan drone ketika sedang terbang, dan menggunakannya untuk mencari lokasi operator," kata mereka. 

XINHUA






Dugaan Retas HP Menko Airlangga, Jubir: Tidak Ada Kiriman File Spyware

20 jam lalu

Dugaan Retas HP Menko Airlangga, Jubir: Tidak Ada Kiriman File Spyware

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Alia Karenina buka suara soal dugaan peretasan terhadap ponsel milik Menteri Airlangga Hartarto.


Drone Misterius Intai Instalasi Gas dan Minyak Denmark

1 hari lalu

Drone Misterius Intai Instalasi Gas dan Minyak Denmark

Sebelum Denmark, Norwegia juga melaporkan kemunculan drone misterius di dekat instalasi migas-nya


Dikejar Tentara Israel, Bocah Palestina Berusia 7 Tahun Tewas

1 hari lalu

Dikejar Tentara Israel, Bocah Palestina Berusia 7 Tahun Tewas

Seorang bocah Palestina berusia 7 tahun meninggal karena gagal jantung saat dikejar tentara Israel di Kota Bethlehem, Tepi Barat


Pasukan Israel Bunuh 4 Pria Bersenjata Palestina

2 hari lalu

Pasukan Israel Bunuh 4 Pria Bersenjata Palestina

Pasukan Israel membunuh empat pria bersenjata Palestina di sebuah kota yang menjadi titik fokus kampanye penggerebekan di Tepi Barat.


PBNU Sebut Perlu Komunikasi dengan Israel untuk Membantu Palestina

4 hari lalu

PBNU Sebut Perlu Komunikasi dengan Israel untuk Membantu Palestina

Ketua umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyebut pembicaraan dengan Israel perlu dilakukan untuk mempertanyakan nasib Palestina.


Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

5 hari lalu

Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

Beton yang semakin kuat memaksa bom-bom bunker buster semakin dahsyat. Saat ini beton yang menang?


Zelensky Kesal Israel Enggan Berikan Senjata untuk Lawan Rusia

5 hari lalu

Zelensky Kesal Israel Enggan Berikan Senjata untuk Lawan Rusia

Presiden Volodymyr Zelensky kesal karena Israel enggan memberikan sistem anti-rudal untuk membantu Ukraina melawan serangan Rusia


Isu Pertemuan Rahasia dengan Israel, Pengamat Anggap Langkah Kemenlu Sudah Tepat

6 hari lalu

Isu Pertemuan Rahasia dengan Israel, Pengamat Anggap Langkah Kemenlu Sudah Tepat

Indonesia dilaporkan mengirim delegasi ke Israel untuk menggelar pertemuan rahasia. Kemenlu RI membantah.


PM Israel Sebut Solusi 2 Negara, Presiden Palestina: Positif tapi Perlu Bukti

6 hari lalu

PM Israel Sebut Solusi 2 Negara, Presiden Palestina: Positif tapi Perlu Bukti

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan seruan Perdana Menteri Israel Yair Lapid tentang solusi dua negara adalah "perkembangan positif"


Teheran Sesalkan Kyiv Marah Drone Iran Dipakai Rusia Serang Ukraina

6 hari lalu

Teheran Sesalkan Kyiv Marah Drone Iran Dipakai Rusia Serang Ukraina

Teheran menyesalkan keputusan Kyiv menurunkan hubungan diplomatik kedua negara gara-gara drone Iran digunakan Rusia untuk perang di Ukraina