Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Studi: Balita Memiliki Lebih Banyak Virus Corona di Saluran Pernapasannya

image-gnews
Anak-anak dari kelompok etnis asli Yanomami, mengenakan masker di tengah pandemi wabah Virus Corona di kotamadya Alto Alegre, negara bagian dari Roraima, Brazil, 1 Juli 2020. REUTERS/Adriano Machado
Anak-anak dari kelompok etnis asli Yanomami, mengenakan masker di tengah pandemi wabah Virus Corona di kotamadya Alto Alegre, negara bagian dari Roraima, Brazil, 1 Juli 2020. REUTERS/Adriano Machado
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah studi dari Chicago, Amerika Serikat, mengungkap dugaan bahwa anak-anak di bawah usia lima tahun atau balita mungkin membawa 10 hingga 100 kali lebih banyak virus corona di hidung dan tenggorokannya daripada orang dewasa yang terinfeksi. Penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal JAMA Pediatrics, Kamis 30 Juli 2020.

Hasil penelitian itu menunjukkan anak-anak di bawah 5 tahun dengan gejala Covid-19 ringan hingga sedang memiliki viral load SARS-CoV-2 yang tinggi dalam nasofaring--tenggorokan bagian atas yang terletak di belakang hidung dan di balik langit-langit rongga mulut. 

Viral load itu dibandingkan dengan anak di atas balita dan orang dewasa. Hasilnya, balita berpotensi menjadi pendorong penting penyebaran SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19 dalam populasi umum. "Seperti yang ditunjukkan dengan virus syncytial pernapasan, di mana anak-anak dengan viral load yang tinggi lebih mungkin untuk menularkan," catat para peneliti, seperti dikutip laman Fox News, Minggu, 2 Agustus 2020.

Laporan itu menyebutkan, meskipun temuan tidak sampai membuktikan penularan dari anak-anak yang terinfeksi Covid-19, studi pediatrik lainnya menemukan korelasi antara adanya kadar asam nukleat yang lebih tinggi dengan kemampuan menumbuhkan virus yang menular.

Penelitian dilakukan 23 Maret-27 April dipimpin oleh Taylor Heald-Sargent dari Rumah Sakit Anak Ann & Robert H. Lurie di Chicago. Sebanyak 145 pasien dipisahkan menjadi tiga kelompok sesuai usia.

Kelompok-kelompok ini termasuk: 48 orang dewasa berusia 18 hingga 65 tahun, 51 anak berusia 5 hingga 17 tahun, dan 46 anak di bawah 5 tahun. Tim peneliti melakukan tes usap hidung pada pasien yang menunjukkan timbulnya gejala Covid-19 ringan hingga sedang dalam satu minggu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Akhirnya, para peneliti menemukan bahwa anak-anak muda memiliki asam nukleat virus yang setara atau lebih di saluran pernapasan atas mereka dibandingkan dengan anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa. "Perbedaan bahan yang ditemukan dalam tes mengungkapkan 10-100 kali lipat jumlah SARS-CoV-2 di saluran pernapasan atas anak-anak."

Temuan ini meniadakan kepercayaan sebelumnya bahwa anak-anak tidak memainkan peran utama dalam menularkan virus corona. Para peneliti juga mencatat bahwa penutupan sekolah pada awal respon pandemi telah menggagalkan penyelidikan sekolah dalam skala yang lebih besar sebagai sumber penularan komunitas.

Selain itu, temuan ini mengungkapkan pentingnya memahami potensi penularan pada anak-anak--terutama saat sekolah-sekolah dibuka kembali. Kebiasaan perilaku anak-anak dan tempat tinggal dekat di sekolah, serta tempat penitipan anak meningkatkan kekhawatiran untuk amplifikasi kasus Covid-19 dalam populasi ini, karena pembatasan kesehatan masyarakat dikurangi.

"Selain implikasi kesehatan masyarakat, populasi ini akan menjadi penting untuk menargetkan upaya imunisasi ketika vaksin SARS-CoV-2 tersedia," tulis para peneliti itu.

FOX NEWS | JAMA PEDIATRICS

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Peneliti BRIN di Spanyol Temukan Antibodi Pencegah Virus SARS-CoV-2

3 hari lalu

Gambar mikroskop elektron pemindaian ini menunjukkan SARS-CoV-2 (obyek bulat biru), juga dikenal sebagai novel coronavirus, virus yang menyebabkan Covid-19, muncul dari permukaan sel yang dikultur di laboratorium yang diisolasi dari pasien di AS. [NIAID-RML / Handout melalui REUTERS]
Peneliti BRIN di Spanyol Temukan Antibodi Pencegah Virus SARS-CoV-2

Fungsi utama antibodi itu untuk mencegah infeksi virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan pandemi Covid-19 pada 2020.


Prof Tjandra Yoga Aditama Penulis 254 Artikel Covid-19, Terbanyak di Media Massa Tercatat di MURI

6 hari lalu

Guru Besar Pulmonologi di FKUI Tjandra Yoga Aditama, yang juga Eks Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara. dok pribadi
Prof Tjandra Yoga Aditama Penulis 254 Artikel Covid-19, Terbanyak di Media Massa Tercatat di MURI

MURI nobatkan Guru Besar Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran UI, Prof Tjandra Yoga Aditama sebagai penulis artikel tentang Covid-19 terbanyak di media massa


KPK Tuntut Bekas Bupati Muna Hukuman 3,5 Tahun Penjara dalam Korupsi Dana PEN

6 hari lalu

Bupati Muna (nonaktif), Muhammad Rusman Emba, menjalani pemeriksaan lanjutan, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 19 Januari 2024. Muhammad Rusman, diperiksa sebagai tersangka dalam pengembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji terkait pengajuan Dana Pemulihan Ekonomi Nasional daerah Kabupaten Muna Tahun 2021 - 2022 di Kementerian Dalam Negeri. TEMPO/Imam Sukamto
KPK Tuntut Bekas Bupati Muna Hukuman 3,5 Tahun Penjara dalam Korupsi Dana PEN

"Terbukti secara sah dan meyakinkan," kata jaksa KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat saat membacakan surat tuntutan pada Kamis, 18 April 2024.


Pesan PB IDI agar Masyarakat Tetap Sehat saat Liburan dan Mudik di Musim Pancaroba

13 hari lalu

Ilustrasi kemacetan arus mudik / balik. TEMPO/Prima Mulia
Pesan PB IDI agar Masyarakat Tetap Sehat saat Liburan dan Mudik di Musim Pancaroba

Selain musim libur panjang Idul Fitri, April juga tengah musim pancaroba dan dapat menjadi ancaman bagi kesehatan. Berikut pesan PB IDI.


Terpopuler: Menhub Budi Karya Usulkan WFH di Selasa dan Rabu, Sri Mulyani Sebut Idul Fitri Tahun Ini Sangat Istimewa

14 hari lalu

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi didampingi Dirjen Perhubungan Darat Hendro Sugiatno(kanan) dan Dirjen Perkeretaapian Mohamad Risal Wasal (kiri) menyampaikan keterangan pers usai rapat koordinasi di Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, Badung, Bali, Minggu, 31 Desember 2023. Kementerian Perhubungan bersama berbagai pihak terkait melakukan evaluasi usai kemacetan parah pada Jumat malam (29/12) serta menyiapkan sejumlah rencana dan skema untuk mengantisipasi kemacetan khususnya selama masa libur tahun baru di jalan akses sekitar Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Terpopuler: Menhub Budi Karya Usulkan WFH di Selasa dan Rabu, Sri Mulyani Sebut Idul Fitri Tahun Ini Sangat Istimewa

Menhub Budi Karya Sumadi mengusulkan work from home atau WFH untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas saat puncak arus balik Lebaran.


Terpopuler: H-4 Lebaran Penumpang di 20 Bandara AP II Melonjak 15 Persen, Kronologi Indofarma Terpukul Melandainya Covid-19

17 hari lalu

Sejumlah calon penumpang pesawat antre untuk lapor diri di Terminal 3 Bandara Sekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu 19 April 2023. PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno Hatta memprediksi puncak arus mudik lewat bandara Soetta terjadi mulai H-3 atau Rabu (19/4) dengan pergerakan pesawat yang terjadwal mencapai 1.138 penerbangan dengan total penumpang 164.575 hingga H-1 atau Jumat (21/4). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Terpopuler: H-4 Lebaran Penumpang di 20 Bandara AP II Melonjak 15 Persen, Kronologi Indofarma Terpukul Melandainya Covid-19

AP II mencatat jumlah penumpang pesawat angkutan Lebaran 2024 di 20 bandara yang dikelola perusahaan meningkat sekitar 15 persen.


Kronologi Indofarma Terpukul Melandainya Covid-19, Tak Bayar Gaji sejak Januari

17 hari lalu

Aktivitas pekerja di pabrik obat PT Indofarma (persero) Cibitung, Bekasi, Selasa (10/04). PT Indofarma akan melakukan investasi sebesar Rp 100 milliar untuk mengembangkan produksi generik dan herbal dan memenuhi kebutuhan bahan baku yang saat ini 90% masih Impor. TEMPO/Dasril Roszandi
Kronologi Indofarma Terpukul Melandainya Covid-19, Tak Bayar Gaji sejak Januari

Indofarma ambruk karena salah perhitungan kapan pandemi COvid-19 berakhir, sehingga banyak obat sakit akibat virus corona tak terjual


Cegah Penularan Flu Singapura, Hindari Cium dan Pegang Balita Saat Silaturahmi Keluarga

18 hari lalu

Ilustrasi balita bantu orang tua. Foto : Fatherly
Cegah Penularan Flu Singapura, Hindari Cium dan Pegang Balita Saat Silaturahmi Keluarga

Orang dewasa harus menghindari mencium balita ketika berkumpul bersama keluarga di momen Lebaran demi mencegah anak tertular flu singapura.


Bawa Balita saat Mudik? Perhatian Tips Ini Demi Kesehatannya

18 hari lalu

Ilustrasi balita mudik. shutterstock.com
Bawa Balita saat Mudik? Perhatian Tips Ini Demi Kesehatannya

Pakar kesehatan mengingatkan orang tua untuk memperhatikan daya tahan tubuh balita saat mudik mengingat kondisi cuaca yang sedang tak baik.


Epidemiolog: Kasus Flu Singapura Bisa Bertambah Karena Idul Fitri dan Mudik Lebaran

19 hari lalu

Sejumlah pemudik menunggu jadwal keberangkatan kereta dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 5 April 2024. Sebanyak 17.994 orang meninggalkan Kota Jakarta melalui Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, untuk mudik ke kampung halaman ke berbagai daerah pada H-5 Lebaran. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Epidemiolog: Kasus Flu Singapura Bisa Bertambah Karena Idul Fitri dan Mudik Lebaran

Jumlah kasus flu Singapura bisa bertambah lagi seiring momentum Idul Fitri dan mudik Lebaran yang membuat intensitas pertemuan di masyarakat meninggi.