Apple Bantah Akan Mengakuisisi TikTok

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo TikTok terlihat di smartphone di depan logo ByteDance yang ditampilkan dalam ilustrasi yang diambil pada 27 November 2019. [REUTERS / Dado Ruvic / Illustration / File Photo]

    Logo TikTok terlihat di smartphone di depan logo ByteDance yang ditampilkan dalam ilustrasi yang diambil pada 27 November 2019. [REUTERS / Dado Ruvic / Illustration / File Photo]

    TEMPO.CO, Jakarta - Raksasa teknologi Apple membantah informasi yang menyebutkan bahwa perusahaan yang dipimpin Tim Cook itu memiliki rencana mengakuisisi TikTok. "Tidak tertarik mengakuisisi TikTok," kata perusahaan itu, seperti dikutip Reuters, Selasa, 4 Agustus 2020.

    Sebelumnya Axios mengutip sumber di luar Apple melaporkan bahwa pembuat iPhone itu telah menyatakan minatnya untuk membeli perusahaan milik ByteDance itu dan melaporkan bahwa Apple merupakan pembeli potensial dari platform video pendek asal Cina itu.

    Kabar yang mencuat justru datang dari Microsoft Corp yang sedang bernegosiasi untuk mengakuisisi aplikasi TikTok, dengan tenggat waktu 45 hari yang ditentukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

    Pekan lalu Trump mengatakan ia berencana melarang TikTok di tengah kekhawatiran bahwa kepemilikan Cina merupakan risiko keamanan nasional karena data pribadi yang ditangani.

    Axios juga menuliskan ada kepentingan ekuitas swasta yang signifikan dalam pembelian, dan Microsoft akan menyatakan secara terbuka untuk investor minoritas sebagai bagian dari kesepakatan.

    Sementara itu, pada saat yang sama, Microsoft telah mencoba beberapa kali untuk meluncurkan pesaing Facebook dan YouTube, dan beberapa berpendapat bahwa akuisisi TikTok akan memberikan perusahaan pijakan yang dibutuhkan dalam jejaring sosial, demikian dikutip The Verge, 4 Agustus 2020.

    REUTERS | THE VERGE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Tetapkan Aturan Baru Perihal Kampanye Pilkada Serentak 2020

    Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan pada 9 September pada tahun yang sama. Untuk menghadapi Covid-19, KPU tetapkan aturan terkait kampanye.