Pandemi, Menteri Nadiem Kurangi Beban Kerja Guru Tapi Minta Lakukan Ini

Reporter

Mendikbud Nadiem Makarim bersama para guru dalam Temu Pendidik Nusantara di Jakarta, 27 Oktober 2019. (Video Antara)

TEMPO.CO, JakartaMenteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim juga mengumumkan relaksasi aturan yang diberikannya kepada para guru. Ini disampaikannya dalam taklimat media tentang penyesuaian kebijakan pembelajaran di masa pandemi Covid-19, secara virtual, Jumat 7 Agustus 2020.

Nadiem menetapkan guru tak harus memenuhi beban kerja 24 jam tatap muka dalam satu minggu. "Sehingga guru dapat fokus memberikan pelajaran interaktif kepada siswa tanpa perlu mengejar pemenuhan jam,” ujar dia.

Namun, Nadiem juga mengimbau para guru membantu siswa yang terdampak pandemi Covid-19 dan berpotensi tertinggal karenanya. Setiap guru dimintanya melakukan asesmen diagnostik. Asesmen dilakukan di semua kelas secara berkala untuk mendiagnosis kondisi kognitif dan non-kognitif siswa sebagai dampak pembelajaran jarak jauh.

Asesmen non-kognitif ditujukan untuk mengukur aspek psikologis dan kondisi emosional siswa. Ini seperti kesejahteraan psikologi dan sosial emosi siswa, kesenangan siswa selama belajar dari rumah, serta kondisi keluarga siswa.

Sedang asesmen kognitif ditujukan untuk menguji kemampuan dan capaian pembelajaran siswa. Hasil asesmen digunakan sebagai dasar pemilihan strategi pembelajaran dan pemberian remedial atau pelajaran tambahan untuk peserta didik yang paling tertinggal.

Nadiem juga berharap kerja sama semua pihak dapat terus dilakukan. Orang tua diharapkan dapat aktif berpartisipasi dalam kegiatan proses belajar mengajar di rumah, guru dapat terus meningkatkan kapasitas untuk melakukan pembelajaran interaktif, dan sekolah dapat memfasilitasi kegiatan belajar mengajar dengan metode yang paling tepat.

“Kerja sama secara menyeluruh dari semua pihak sangat diperlukan untuk menyukseskan pembelajaran di masa pandemi Covid-19,” ujar dia.

Dalam taklimat itu Menteri Nadiem juga mengumumkan telah diterbitkannya Keputusan Nomor 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus. SK tersebut adalah implementasi dari fleksibilitas yang diberikannya kepada sekolah karena alasan yang sama, pandemi Covid-19.

“Semua jenjang pendidikan pada kondisi khusus dapat memilih dari tiga opsi kurikulum:  mengacu pada Kurikulum Nasional, menggunakan kurikulum darurat, atau melakukan penyederhanaan kurikulum secara mandiri,” ujar Nadiem.

Kurikulum darurat (dalam kondisi khusus) yang disiapkan oleh Kemendikbud merupakan penyederhanaan dari kurikulum nasional. Pada kurikulum tersebut dilakukan pengurangan kompetensi dasar untuk setiap mata pelajaran sehingga guru dan siswa dapat berfokus pada kompetensi esensial dan kompetensi prasyarat untuk kelanjutan pembelajaran di tingkat selanjutnya.






Viral Cekcok Pelajar vs Guru di SMK Tangerang Selatan, Kepsek Jelaskan Duduk Perkaranya

14 jam lalu

Viral Cekcok Pelajar vs Guru di SMK Tangerang Selatan, Kepsek Jelaskan Duduk Perkaranya

Tidak terima ditegur seorang murid di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek, Kota Tangerang Selatan adu mulut dengan sang guru. Video tersebut viral di media sosial.


Thailand Optimistis Bisa Capai 30 Juta Kunjungan Turis Asing

1 hari lalu

Thailand Optimistis Bisa Capai 30 Juta Kunjungan Turis Asing

Pada 2022, Thailand mengalahkan target pariwisatanya dengan 11,15 juta pengunjung asing.


Penjualan Tablet Turun Tipis 2022, Chromebook Langsung Anjlok

2 hari lalu

Penjualan Tablet Turun Tipis 2022, Chromebook Langsung Anjlok

Survei IDC melaporkan penjualan perangkat di lini tablet dan Chromebook untuk kuartal ke-4 dan setahun penuh 2022.


Sempat Dicibir di Medsos, Ini Cerita Devina dan Kesya Terjun ke Dance Sport

2 hari lalu

Sempat Dicibir di Medsos, Ini Cerita Devina dan Kesya Terjun ke Dance Sport

Simak kisah siswa SMP 1 Ciawi terjun ke dance sport hingg raih medali emas.


IBM Ungkap Dampak Data Buruk dan Perusahaan yang Ragu

4 hari lalu

IBM Ungkap Dampak Data Buruk dan Perusahaan yang Ragu

IBM mencatat sejumlah tren teknologi untuk bisnis 2023. Mulai dari data dan otomatisasi sampai karyawan digital dan keberlanjutan energi.


Transmart Tutup Gerai, karena Ikuti Perubahan Pola Belanja Masyarakat?

5 hari lalu

Transmart Tutup Gerai, karena Ikuti Perubahan Pola Belanja Masyarakat?

Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah mengatakan, langkah yang dilakukan Transmart menutup sejumlah gerai adalah strategi bisnis semata.


Saat Kisah Guru Killer dan Diabaikan Diangkat Lewat Festival Sekolah Menyenangkan di Yogyakarta

6 hari lalu

Saat Kisah Guru Killer dan Diabaikan Diangkat Lewat Festival Sekolah Menyenangkan di Yogyakarta

Gelaran bertajuk Festival Sekolah Menyenangkan yang digagas komunitas Gerakan Sekolah Menyenangkan itu cukup unik.


Sri Mulyani Beberkan APBN jadi Andalan untuk Jawab Tantangan Ekonomi Global

6 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan APBN jadi Andalan untuk Jawab Tantangan Ekonomi Global

Sri Mulyani membeberkan bagaima Indonesia menghadapi tantangan global mulai dari pandemi Covid-19, perang Rusia-Ukraina, hingga kenaikan inflasi.


Dirut LPDP: Target Beasiswa Kemendikbud 282.334 Orang

7 hari lalu

Dirut LPDP: Target Beasiswa Kemendikbud 282.334 Orang

LPDP menyebut target beasiswa kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebanyak 282.334 orang.


Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

7 hari lalu

Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

Jokowi menyebut akibat kegagapan menangani pandemi, terjadi turbulensi ekonomi dan membuat pertumbuhan ekonomi jatuh.