Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Uang Kuliah ITB, Vaksin Covid-19, Pesawat U-2

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta melaksanakan ujian tertulis SBMPTN di ITB, Bandung, Jawa Barat, 31 Mei 2016.  Panitia Lokal 34 Bandung menyiapkan 2.304 ruangan yang akan digunakan oleh 46.056 peserta ujian seleksi. TEMPO/Prima Mulia

    Peserta melaksanakan ujian tertulis SBMPTN di ITB, Bandung, Jawa Barat, 31 Mei 2016. Panitia Lokal 34 Bandung menyiapkan 2.304 ruangan yang akan digunakan oleh 46.056 peserta ujian seleksi. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang sebanyak 1.400 orang diketahui lolos ke Institut Teknologi Bandung (ITB) usai pengumuman SBMPTN atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri, Jumat 14 Agustus 2020. Kepada mereka ITB menetapkan besaran biaya pendidikan per semester mulai dari Rp 0 hingga 20 juta tiap semester.

    Berita terpopuler selanjutnya, Komisi Eropa mengumumkan telah menyepakati kontrak pembelian sedikitnya 300 juta dosis calon vaksin Covid-19 dengan perusahaan farmasi asal Inggris AstraZeneca. Kontrak yang disebut AstraZeneca tanpa profit itu mencakup pula opsi pembelian 100 juta dosis tambahan jika vaksin tersebut terbukti aman dan ampuh.

    Selain itu salah satu pesawat tua yang masih dipertahankan militer Amerika Serikat hingga kini adalah pesawat mata-mata U-2 yang dijuluki Dragon Lady. Jenis pesawat ini pernah ditembak jatuh dua kali oleh Uni Soviet di masa peran dingin lalu: pertama di Uni Soviet pada 1960 dan kedua selang dua tahun di wilayah udara Kuba.

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:

    1. Pengumuman SBMPTN, Ini Besar Uang Kuliah untuk Peserta Lolos ke ITB

    Peserta melaksanakan ujian tertulis SBMPTN di ITB, Bandung, Jawa Barat, 31 Mei 2016. Panitia Lokal 34 Bandung menyiapkan 2.304 ruangan yang akan digunakan oleh 46.056 peserta ujian seleksi. TEMPO/Prima Mulia

    Sebanyak 1.400 orang diketahui lolos ke Institut Teknologi Bandung (ITB) usai pengumuman SBMPTN atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri, Jumat 14 Agustus 2020. Kepada mereka ITB menetapkan besaran biaya pendidikan per semester mulai dari Rp 0 hingga 20 juta tiap semester.

    “Angka Uang Kuliah Tunggal (UKT) sama seperti tahun lalu,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Jaka Sembiring, Sabtu 15 Agustus 2020.

    ITB membagi lima golongan UKT untuk para calon mahasiswa baru dari jalur SBMPTN 2020 tersebut. Kelompok pertama sebesar Rp 0, kelompok 2 Rp 1 juta, dan kelompok 3 sebesar Rp 5 juta per semester. Adapun kelompok 4 besaran UKT yang harus dibayar tiap semester Rp 8.750.000, dan Rp 12,5 bagi UKT kelompok 5.

    Khusus untuk Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB, patokan biayanya berbeda. Kelompok pertama Rp 0, UKT kelompok kedua Rp 1 juta, dan kelompok 3 sebesar Rp 8 juta. Pada kelompok 4 UKT per semesternya Rp 14 juta, dan Rp 20 juta di kelompok 5.

    2. Vaksin Covid-19, Uni Eropa Teken Kontrak Pembelian Pertama 400 Juta Dosis

    Ilustrasi vaksin COVID-19 atau virus corona. REUTERS/Dado Ruvic

    Komisi Eropa mengumumkan telah menyepakati kontrak pembelian sedikitnya 300 juta dosis calon vaksin Covid-19 dengan perusahaan farmasi asal Inggris AstraZeneca. Kontrak yang disebut AstraZeneca tanpa profit itu mencakup pula opsi pembelian 100 juta dosis tambahan jika vaksin tersebut terbukti aman dan ampuh.

    Badan Eksekutif Uni Eropa (EU) dan AstraZeneca sama-sama mengumumkan kesepakatan mereka pada Jumat, 14 Agustus 2020. Bagi Uni Eropa, kontrak dengan AstraZeneca tersebut sekaligus menandai pembelian awal calon vaksin oleh Uni Eropa untuk melawan pandemi Covid-19 yang sejak awal tahun hingga saat ini telah menjangkiti 21 juta orang di dunia dan hampir 762 ribu di antaranya meninggal.

    "Hari ini, setelah berminggu-minggu negosiasi, kami mendapatkan kontrak pembelian awal Uni Eropa pertama untuk calon vaksin," kata Komisaris Kesehatan Uni Eropa, Stella Kyriakides, melalui pernyataan tertulis.

    3. Tua-tua Keladi Pesawat Mata-mata Amerika Dragon Lady

    Pesawat mata-mata Amerika Serikat yang terkenal, U-2 Dragon Lady tiba di Pangkalan Udara Osan, Pyeongtaek, Korea Selatan, 4 Desember 2017. Dragon Lady akan mengikuti latihan besar-besaran Angkatan Udara Amerika Serikat dan Korea Selatan, Vigilant Ace. AP/Ahn Young-joon

    Salah satu pesawat tua yang masih dipertahankan militer Amerika Serikat hingga kini adalah pesawat mata-mata U-2 yang dijuluki Dragon Lady. Jenis pesawat ini pernah ditembak jatuh dua kali oleh Uni Soviet di masa peran dingin lalu: pertama di Uni Soviet pada 1960 dan kedua selang dua tahun di wilayah udara Kuba.

    Dua insiden itu pula yang menjadi momentum Amerika mengembangkan teknologi drone yang tak berawak. Tapi toh, meski ada catatan dan perkembangan itu, Dragon Lady masih terus disayang. Usia pakainya bahkan bisa lebih panjang ketimbang saudara mudanya sesama pesawat intai berawak, Blackbird SR-71, yang lebih canggih dan dengan catatan yang lebih bersih. Pesawat mata-mata yang terakhir itu telah lebih dulu dimuseumkan.

    Pesawat mata-mata atau intai U-2 pertama dibangun pada 1954 oleh Badan Intelejen Amerika (CIA) dan Angkatan Udara Amerika. Dua tahun kemudian, pesawat dengan mesin tunggal ini mulai terbang melintasi Uni Soviet dan Eropa Timur di atas Terusan Suez, Mesir. Sejak saat itu, U-2 mulai dioperasikan hingga ke Asia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Manfaat Telur Ayam Kampung

    Sejumlah manfaat terlur ayam kampung dapat diperoleh oleh mereka yang mengkonsumsinya. Salah satunya, secara tak langsung menurunkan berat badan.