Viral Aliran Air dan Gas dari Sumur Bor di Pesisir Selatan, Dikira Obat

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengamati sumur bor yang mengeluarkan air bersamaan dengan gas di Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Agustus 2020. Lokasi itu menjadi viral di media sosial diiringi kepercayaan kalau air sumur itu bisa menjadi obat berbagai penyakit. (antarasumbar/Didi Someldi Putra)

    Warga mengamati sumur bor yang mengeluarkan air bersamaan dengan gas di Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Agustus 2020. Lokasi itu menjadi viral di media sosial diiringi kepercayaan kalau air sumur itu bisa menjadi obat berbagai penyakit. (antarasumbar/Didi Someldi Putra)

    TEMPO.CO, Painan - Sebagian warga di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mempercayai bahwa air dari sumur bor yang mengeluarkan gas di Kampung Ampalu, Nagari Sungai Tunu, Kecamatan Ranah Pesisir mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Aliran air dan gas yang ke luar dengan sendirinya itu viral di media sosial di daerah itu.

    "Besok Selasa kami akan memasang plang larangan di lokasi," kata Wali Nagari Sungai Tunu, Amril, di Painan, Senin 31 Agustus 2020.

    Baca juga:
    1.513 Peserta Lolos Jalur Mandiri ITB, Siap Bayar UKT Rp 25 Juta Plus Iuran

    Amril mengungkapkan mendapat informasi bahwa ada warga yang mengambil air sumur itu untuk dijadikan obat. Mereka terus datang dan nekat melakukannya sekalipun pemerintah nagari sudah berupaya melarangnya secara verbal.

    Amril memastikan bahwa air yang ke luar dari sumur bor dibarengi dengan adanya gas itu merupakan fenomena geologi biasa dan banyak terjadi di daerah lain. Dia mengutip keterangan dari pemerintah provinsi yang telah mengirim tim ke lokasi.

    "Masyarakat agar berpikir dengan seksama sebelum mempercayai bahwa air di sumur bor tersebut dapat menyembuhkan penyakit," katanya. 

    Heboh sumur bor di Painan berawal dari Minggu 23 Agustus 2020. Saat itu, saat sumur bor masih dalam pengerjaan, air dan gas ke luar bersamaan. Semburan gas juga terbukti bisa menyulut api. 

    Langsung viral, polisi lalu memagari lokasi itu demi menjauhkan kerumunan massa dan menghindari kemungkinan akan jatuh korban karena aliran air dan gas itu. 

    Baca juga:
    Viral Letusan dan Semburan Lumpur di Blora, Polisi Selidiki Kerbau yang Hilang

    Saat ini pengerjaan sumur bor terbengkelai. Di samping sumur itu terlihat tulisan 145 meter sebagai isyarat bahwa kedalaman sumur telah mencapai angka itu. Pekerjaan di lokasi terhenti bersamaan dengan semakin ramainya perbincangan di media sosial tentang air sumur tersebut. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.