Calon Dokter Spesialis Unpad Dapat Insentif Pemerintah Rp 75 Juta Per Orang

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. (rshs.or.id)

    Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. (rshs.or.id)

    TEMPO.CO, Bandung - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyerahkan insentif bagi peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Selasa, 15 September 2020. Di masa pandemi Covid-19 ini mereka bekerja di Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

    "Ini sebagai bentuk apresiasi kami, tapi kami sarankan agar uangnya dibelanjakan saja ya, agar dapat ikut menggerakkan ekonomi," kata Terawan di RSHS Bandung.

    Menurutnya, pemerintah sangat mengapresiasi para calon dokter spesialis yang tetap melayani di saat pandemi Covid-19. Mengutip dari siaran pers RSHS Bandung, bentuk penghargaan itu berupa insentif sebesar Rp 12,5 juta per bulan.

    Pemerintah membayarkannya langsung untuk enam bulan terhitung sejak Maret 2020. Setiap orang total mendapatkan Rp 75 juta. Terawan berharap penerima insentif dapat memanfaatkannya untuk mendukung pendidikan dan mendorong perekonomian nasional khususnya ekonomi rakyat.

    Dekan Fakultas Kedokteran Unpad Setiawan mengatakan penerima insentif itu berjumlah sekitar 1.200 orang dokter. Pemberiannya secara simbolis diwakili oleh 10 orang penerima dari berbagai departemen di rumah sakit.

    Direktur Utama RS Hasan Sadikin Bandung Nina Susana Dewi berharap insentif dari pemerintah bisa menjadi motivasi bagi para peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis agar lebih semangat. “Lebih hati-hati dalam memberikan pelayanan, dan lebih baik dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Tetapkan Aturan Baru Perihal Kampanye Pilkada Serentak 2020

    Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan pada 9 September pada tahun yang sama. Untuk menghadapi Covid-19, KPU tetapkan aturan terkait kampanye.