Jumlah Kasus Covid-19: Antara Filipina, Indonesia, dan Jerman

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang menggunakan masker saat berada di dalam angkutan umum jeepney yang diberikan pembatas plastik untuk social distancing di tengah pandemi COVID-19 di Angono, provinsi Rizal, Filipina, 3 Juni 2020. REUTERS/Eloisa Lopez

    Penumpang menggunakan masker saat berada di dalam angkutan umum jeepney yang diberikan pembatas plastik untuk social distancing di tengah pandemi COVID-19 di Angono, provinsi Rizal, Filipina, 3 Juni 2020. REUTERS/Eloisa Lopez

    TEMPO.CO, Jakarta - Hingga akhir pekan ini, Filipina masih tercatat sebagai negara yang melaporkan kasus positif Covid-19 dengan jumlah tertinggi di Asia Tenggara. Dalam peta penularan infeksi virus itu di dunia, Sabtu 19 September 2020, Filipina bahkan telah menyalip Jerman di posisi 21 besar.

    Filipina melaporkan kumulasi hampir 273 ribu kasus. Sementara Indonesia masih di urutan 23, dengan hampir 229 ribu kasus positif Covid-19. Jerman kini berada di antara keduanya dengan 266.869 kasus positif.

    Posisi ketiganya berbeda untuk angka kematian di mana Indonesia justru mendekati posisi Jerman yang kini di urutan 18 besar dunia. Indonesia di urutan 20 melaporkan 9.100 korban infeksi Covid-19 meninggal, sedang Jerman sebanyak 9.373.

    Adapun angka kematian di Filipina, menurut peta yang sama, sebanyak 4.732 kasus. Di negara ini pula, Presiden Rodrigo Duterte dilaporkan mempertahankan protokol jaga jarak 1 meter ketika Kementerian Transportasi setempat merekomendasikan pengurangan jarak itu bertahap sampai 30 sentimeter saja.

    Alasan kementerian itu adalah antrean panjang di moda-moda transportasi publik. Namun rekomendasi itu ditolak dengan memperhitungkan laju penambahan kasus baru Covid-19 setiap harinya di negara itu.

    Baca juga:
    Jaga Jarak Dua atau Satu Meter? Simak Bukti Ilmiahnya Berikut Ini

    "Kami akan mematuhi dan melaksanakan secara ketat protokol jaga jarak satu meter itu seperti yang telah dimandatkan," bunyi pernyataan kementerian itu, Sabtu.

    JHONS HOPKINS UNIVERSITY | STRAITSTIMES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berenang Saat Covid-19

    Ingin berenang saat pandemi Covid-19? Jangan takut! Berikut tipsnya.