Klaster Pilkada dan Mal Lonjakkan Kasus Covid-19 di Malaysia

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana jalanan yang semakin ramai ketika Malaysia membuka kembali sebagian besar bisnis, setelah pelonggaran aturan lockdown untuk membendung penyebaran virus coroa Covid-19, di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin, 4 Mei 2020. REUTERS/Lim Huey Teng

    Suasana jalanan yang semakin ramai ketika Malaysia membuka kembali sebagian besar bisnis, setelah pelonggaran aturan lockdown untuk membendung penyebaran virus coroa Covid-19, di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin, 4 Mei 2020. REUTERS/Lim Huey Teng

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Malaysia mengalami lonjakan jumlah kasus positif Covid-19 dalam dua minggu terakhir. Berdasarkan situs Worldometers, telah tercatat lebih dari 11 ribu kasus positif dan 134 di antaranya meninggal di negara itu per artikel ini dibuat, Selasa 29 September 2020.

    Lonjakan kasus terbanyak disumbang dari Sabah yang baru saja menggelar pemilihan umum di daerah setempat. Negara bagian yang ada di Borneo itu melaporkan 124 dari 150 kasus baru, plus satu kematian, sepanjang Minggu 27 September 2020. 

    Kementerian Kesehatan Malaysia, pada Senin 28 September 2020, menyatakan Sabah menjadi episenter baru wabah infeksi virus corona di negara itu. Mereka memetakan adanya dua klaster penularan baru di Sabah dan satu di Kuala Lumpur. 

    Selain itu, "Ada setidaknya 15 orang terkonfirmasi positif di negara bagian lain setelah bepergian dari Sabah."

    Lonjakan kasus Covid-19 juga menyebabkan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Malaysia melarang para siswa yang menggunakan transportasi umum masuk sekolah mulai hari ini, Selasa. Kepala SIKL, Abdul Hajar, mengatakan itu kepada Antara, Senin.

    "Siswa yang menggunakan transportasi umum tidak dibenarkan datang ke sekolah dan mengikuti pembelajaran dari rumah, sampai ada pemberitahuan lebih lanjut," kata dia.

    SIKL juga meniadakan kegiatan "outing" untuk semester ganjil kali ini. Bersama larangan itu disertakan imbauan untuk menghindari tempat keramaian dan tetap menjaga kebiasaan memakai masker, serta sering cuci tangan dan menjaga jarak. 

    Baca juga:
    Setelah Malaysia, Filipina Konfirmasi Mutasi Virus Corona Lebih Menular

    Dalam 10 hari terakhir, kasus Covid-19 terdeteksi di beberapa pusat belanja di sekitar Lembah Klang di Kuala Lumpur juga Selangor. Sejumlah mal yang kemudian melakukan disinfeksi tersebut adalah The Linc KL, Suria KLCC, NU Sentral, KL Gateway Mall dan Sunway Pyramid. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Survei Indikator Politik: Masyarakat Makin Takut Menyatakan Pendapat

    Berdasarkan hasil survei, sebagian masyarakat saat ini merasa tidak aman untuk menyampaikan pendapat secara terbuka.