Potensi Tsunami dari Megathrust di Lebak, Pemerintah Siapkan Shelter

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi - Pemasangan sistem peringatan dini tsunami di Agam. ANTARA/Yusrizal

    Ilustrasi - Pemasangan sistem peringatan dini tsunami di Agam. ANTARA/Yusrizal

    TEMPO.CO, Lebak - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak meminta masyarakat di pesisir pantai selatan Jawa agar tidak panik menghadapi potensi tsunami setinggi 20 meter hasil penelitian Institut Teknologi Bandung (ITB).

    "Kami berharap masyarakat tetap tenang," kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksanakan BPBD Kabupaten Lebak Ajis Suhendi, Rabu, 30 September 2020.

    Potensi tsunami di Kabupaten Lebak terdapat enam kecamatan antara lain Kecamatan Malingping, Cihara, Panggarangan, Bayah, Cilograng dan Wanasalam.

    Potensi tsunami di daerah itu karena berhadapan dengan Perairan Samudera Hindia dan memiliki potensi megathrust yang bisa memicu gelombang tsunami.

    Karena itu, pemerintah telah mempersiapkan dengan membangun gedung shelter untuk menampung ribuan orang di Kecamatan Wanasalam.

    Selain itu juga membangun jalur evakuasi, pemasangan sirine dan simulasi untuk mengurangi risiko kebencanaan.

    Begitu juga BPBD Lebak mengoptimalkan kegiatan sosialisasi edukasi mitigasi bencana agar masyarakat dapat menyelamatkan diri secara mandiri. "Kami yakin melalui persiapan dan edukasi mitigasi itu diharapkan dapat meminimalisasi kerugian akibat bencana alam itu," ujarnya.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.