Kepala LAPAN: 'Kiamat' Terjadi Saat Satelit Terganggu

Reporter

Editor

Erwin Prima

Radar dan antena yang berada di fasilitas European Incoherent Scatter Scientific Association di Breinosa, Svalbard, Norwegia, 24 Oktober 2015. Norwegia ditangguhkan pertambangan batubara di kepulauan Svalbard tahun lalu, karena biaya tinggi. REUTERS/Anna Filipova

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin mengemukakan bahwa pada masa revolusi industri 4.0 saat ini 'kiamat' bisa terjadi ketika satelit yang mengantariksa terganggu dan menimbulkan gangguan besar bagi kehidupan manusia di Bumi.

Saat membuka webinar "Festival Sains Antariksa 2020: Satellite for Better Life" secara daring di Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2020, Thomas mengatakan pada tahun 2012 masyarakat ribut soal datangnya kiamat, namun yang terjadi sebenarnya adalah bahwa badai matahari mengancam operasi satelit di antariksa.

"Bayangkan jika satelit terhantam badai matahari dan rusak, ada yang mati dan tidak bisa berfungsi lagi, dan justru mengganggu satelit lain yang masih berfungsi. Maka sekian banyak kehidupan di Bumi akan terganggu, sekian banyak operasional bank terganggu. Itu terjadi saat satelit Telkom-1 milik PT Telkom Indonesia terganggu dan membuat masyarakat tidak bisa akses ATM," kata Thomas.

Sejak satelit Sputnik 1 yang diluncurkan Rusia mengorbit pada 1957, teknologi satelit terus berkembang dan semakin menjadi kebutuhan. Teknologi satelit menjadi tulang punggung teknologi informasi dan komunikasi yang sangat lekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat pada masa ini.

Indonesia menjadi negara ke-3 sesudah Amerika Serikat dan Kanada yang memanfaatkan satelit komunikasi dengan meluncurkan satelit Palapa tahun 1976.

Sejak saat itu, Thomas mengatakan, masyarakat membiasakan penggunaan satelit untuk komunikasi. Penggunaan satelit kemudian meluas ke bidang penyiaran dan kemudian internet.

Indonesia, ia melanjutkan, juga menggunakan satelit untuk memantau Bumi, cuaca, sumber daya alam, dan lingkungan di samping untuk keperluan telekomunikasi data perbankan.

"BRI satu-satunya yang punya satelit sendiri, dan kita paham perbankan salah satu sektor perekonomian yang banyak didukung teknologi satelit. Komunikasi data sangat bergantung dengan satelit. Tanpa membawa uang tunai kini kita bisa mengambil di ATM," kata Thomas.

Thomas menyebut tahun 2020 sebagai tahun istimewa karena berbagai pembatasan dan hambatan yang muncul akibat pandemi Covid-19 memaksa masyarakat meloncat lebih cepat ke kehidupan revolusi industri 4.0.

Pandemi membuat berbagai kegiatan harus dilakukan dari jarak jauh, mulai dari jual beli, pembelajaran, rapat-rapat pemerintah, seminar, hingga konferensi.

"Sekarang siswa juga dipaksa untuk melakukan pembelajaran jarak jauh. Tentu masing-masing kita harus belajar terkait perkembangan baru ini," katanya.

ANTARA






UGM Juara 3 Dunia Kompetisi Model Satelit Turki

28 hari lalu

UGM Juara 3 Dunia Kompetisi Model Satelit Turki

Tim UGM berhasil menduduki peringkat tiga besar dunia pada Model Satellite Competition dalam rangkaian Turki Teknofest 2022.


High Throughput Satellite Diluncurkan Tahun Depan, Menteri Kominfo Ajak Kerja Sama Filipina

30 hari lalu

High Throughput Satellite Diluncurkan Tahun Depan, Menteri Kominfo Ajak Kerja Sama Filipina

Menteri Kominfo Johnny Plate menyatakan HTS berpotensi dimanfaatkan di kawasan Filipina, khususnya pada hot backup satellite.


Android 14 Bikin Ponsel Anda Terhubung Langsung dengan Satelit

31 hari lalu

Android 14 Bikin Ponsel Anda Terhubung Langsung dengan Satelit

OS Android 14 direncanakan akan tiba pada pertengahan hingga akhir 2023.


Pentagon Takut Senjata Luar Angkasa Rusia dan Cina, Ini Sebabnya

31 hari lalu

Pentagon Takut Senjata Luar Angkasa Rusia dan Cina, Ini Sebabnya

Pentagon akan menggelar pertemuan tingkat tinggi pekan ini untuk membahas ancaman dari senjata luar angkasa Rusia dan Cina.


Kominfo Siapkan Internet Satelit untuk Museum Pulau Rinca

51 hari lalu

Kominfo Siapkan Internet Satelit untuk Museum Pulau Rinca

BAKTI Kementerian Kominfo akan menyediakan akses internet sebesar 30 Mbps.


Ratusan Satelit Starlink SpaceX Hadapi Badai Puing Antariksa Rusia

55 hari lalu

Ratusan Satelit Starlink SpaceX Hadapi Badai Puing Antariksa Rusia

Satelit SpaceX di konstelasi Starlink mendekati puing-puing yang dihasilkan oleh uji anti-satelit Rusia pada bulan November.


Pentagon Kutuk Peluncuran Satelit Kosmos 2558 Rusia, Ini Alasannya

55 hari lalu

Pentagon Kutuk Peluncuran Satelit Kosmos 2558 Rusia, Ini Alasannya

Satelit Rusia, Kosmos 2558, diluncurkan pada 1 Agustus dan tampaknya telah ditempatkan di orbit yang hampir sama dengan satelit pengintai Amerika.


Rusia Luncurkan Satelit Iran, Diduga untuk Matai-Matai Ukraina

56 hari lalu

Rusia Luncurkan Satelit Iran, Diduga untuk Matai-Matai Ukraina

Roket Rusia, Soyuz, berhasil meluncurkan satelit Iran yang dinamakan Khayyam ke orbit


Roket Terbaru India Gagal Tempatkan Satelit di Orbit dalam Misi Pertamanya

58 hari lalu

Roket Terbaru India Gagal Tempatkan Satelit di Orbit dalam Misi Pertamanya

India mengumumkan misi gagal setelah lebih dari lima jam sejak peluncuran roketnya itu. Apa yang terjadi?


Komplet, Konstelasi Satelit Amerika di Orbit untuk Deteksi Rudal

5 Agustus 2022

Komplet, Konstelasi Satelit Amerika di Orbit untuk Deteksi Rudal

Rudal Kinzhal yang diumumkan oleh media Rusia pada 2018 konon dapat melesat lima kali lebih cepat daripada kecepatan suara.