Rusia Uji Rudal Hipersonik Tsirkon, Memiliki Kecepatan 8 Mach

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kapal fregat Admiral Gorshkov yang dikerahkan di Laut Putih, untuk kali pertama, menembakkan rudal jelajah hipersonik Tsirkon ke sasaran laut di Laut Barents. Kredit: Xinhua

    Kapal fregat Admiral Gorshkov yang dikerahkan di Laut Putih, untuk kali pertama, menembakkan rudal jelajah hipersonik Tsirkon ke sasaran laut di Laut Barents. Kredit: Xinhua

    TEMPO.CO, Moskow - Rusia sukses melakukan uji tembak rudal jelajah hipersonik (di atas kecepatan suara) Tsirkon di Arktika pada Selasa, 6 Oktober 2020, waktu setempat, demikian disampaikan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia Valery Gerasimov pada Rabu.

    "Kapal fregat Admiral Gorshkov yang dikerahkan di Laut Putih, untuk kali pertama, menembakkan rudal jelajah hipersonik Tsirkon ke sasaran laut di Laut Barents. Rudal itu menghancurkan sasaran dengan serangan langsung," demikian dilaporkan Gerasimov kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dalam sebuah pertemuan daring.

    "Rudal itu menempuh jarak 450 kilometer dengan ketinggian maksimum lintasannya mencapai 28 kilometer," ujarnya. Dia menambahkan bahwa rudal tersebut terbang selama 4,5 menit dan mencapai kecepatan hipersonik lebih dari 8 Mach, atau sekitar 9.800 kilometer per jam.

    Setelah uji tembak ini, sistem rudal Tsirkon akan dikerahkan di kapal selam dan kapal permukaan Rusia, kata Gerasimov.

    Proyek Tsirkon dan kesuksesan uji terbang rudal tersebut merupakan "peristiwa besar bukan hanya bagi angkatan bersenjata namun juga bagi negara (Rusia) secara keseluruhan," ungkap Putin.

    "Memasok militer Rusia dengan persenjataan paling canggih yang tidak ada duanya di dunia akan menjamin pertahanan nasional Rusia dalam jangka panjang," tambahnya.

    ANTARA | XINHUA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.