Gempa Kemarin: Gempa Darat di Lumajang dan Banda Aceh

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa. REUTRES

    Ilustrasi gempa. REUTRES

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG menginformasikan dua kali gempa dapat dirasakan sepanjang Minggu, 11 Oktober 2020. Keduanya terjadi pada dinihari dan subuh.

    Gempa yang pertama terjadi pada pukul 1.02 WIB dengan pusat gempa berada di darat 51 kilometer barat daya Lumajang, Jawa Timur. Kekuatannya terukur 4,3 dalam skala Magnitudo.

    BMKG menyebut gempa yang memiliki sumber di kedalaman 84 kilometer itu hanya menyebabkan intensitas getaran II dalam skala MMI di Lumajang. Itu artinya hanya dirasakan oleh sebagian orang saja alias lemah.

    Catatan Tempo.co, gempa Lumajang kemarin adalah yang kedua setelah yang berkekuatan 5,0 M pada Selasa pekan lalu. Bedanya, saat itu gempa bersumber di laut dan digolongkan BMKG sebagai gempa yang tidak dirasakan di permukaan--sekalipun kedalaman sumbernya hanya 10 kilometer atau dangkal di lokasi 134 kilometer barat daya Lumajang.

    Gempa kedua pada Minggu, 11 Oktober 2020, terjadi pada pukul 3.22 WIB di Banda Aceh, NAD. Berdasarkan data BMKG, gempa ini memiliki kekuatan 4,7 Magnitudo dengan sumber yang juga berada di darat.

    Baca juga:
    Klaim Sukses Obati Covid-19 Trump, Regeneron Ajukan Izin Penggunaan Darurat

    Disebutkan, sumber gempa berada 25 kilometer timur laut Calang, Aceh Jaya, di kedalaman 71 kilometer. Dampak berupa intensitas getarannya serupa dengan yang terukur di Lumajang, yakni skala II MMI 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.