Advan Nasa Plus, Ponsel Entry-level Ditawarkan untuk Siswa Belajar dari Rumah

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Smartphone murah atau entry-level Advan Nasa Plus diluncurkan Advan, Selasa 20 Oktober 2020. (ANTARA/HO)

    Smartphone murah atau entry-level Advan Nasa Plus diluncurkan Advan, Selasa 20 Oktober 2020. (ANTARA/HO)

    TEMPO.CO, JakartaAdvan merilis smartphone baru untuk menjawab kebutuhan siswa belajar dari rumah atau pendidikan jarak jauh karena pandemi Covid-19. Sama seperti saat merilis Tab 8elajar pada bulan lalu, Advan menggandeng platform belanjar online Kelas Pintar untuk produk terbarunya kali ini, Advan Nasa Plus.

    "Dengan harga terjangkau, kuota internet yang mencukupi, fitur-fitur yang memadai, Advan Nasa Plus dapat menunjang proses pembelajaran yang lebih efisien di rumah," kata CEO Advan, Chandra Tansri, dalam keterangan pers, dikutip Selasa 20 Oktober 2020.

    Ponsel entry level yang dijual seharga Rp 899 ribu ini dikemas dalam perangkat dengan layar berukuran 5,5 inci. Pengguna akan mendapatkan gawai dengan RAM 2 GB dan kapasitas penyimpanan internal 16 GB yang dapat diperluas dengan kartu memori hingga 128 GB.

    Advan Nasa Plus didukung baterai berkapasitas 3.000 mAh dan pengeras suara yang menggunakan teknologi K Power Amplifier. Sedang untuk kamera, Advan membekali gawai ini dengan kamera belakang 5 dan 0,3 MP. Kamera depannya memiliki sensor beresolusi 2 MP.

    Di Nasa Plus, Advan mengadakan program bundel dengan operator seluler Smartfren dan platform belajar online Kelas Pintar untuk memberikan akses gratis ke layanan reguler selama satu bulan. Tak dijelaskan lebih detil program bundel itu.

    Baca juga:
    Belajar dari Rumah, Smartphone Murah Merek Vivo Paling Dicari

    Sebagai ilustrasi, pada produk tablet Tab 8elajar, Advan dan Kelas Pintar menawarkan benefit eksklusif kepada pembelinya berupa layanan pembelajaran Kelas Pintar senilai Rp 825 ribuan. Di dalamnya tersedia ribuan materi belajar, latihan soal dan ujian untuk jenjang SD, SMP, SMA.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.