Warga Korea Selatan yang Meninggal Setelah Suntikan Vaksin Flu Meningkat

Reporter

Editor

Erwin Prima

Staf medis menggunakan swab untuk mengambil sampel dari pengunjung di pusat tes 'drive-thru' virus corona COVID-19 di Pusat Medis Universitas Yeungnam di Daegu, Korea Selatan, 3 Maret 2020. Proses tes ini hanya memakan waktu kurang dari 10 menit. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

TEMPO.CO, Seoul - Sedikitnya 13 warga Korea Selatan meninggal setelah menerima suntikan vaksin flu dalam beberapa hari terakhir, menurut laporan media resmi pemerintah dan media lokal.

Keadaan itu meningkatkan kekhawatiran tentang keamanan vaksin, bahkan walaupun pihak berwenang mengesampingkan kaitan antara keamanan vaksin dan kematian warga setelah disuntik vaksin.

Otoritas kesehatan pada Rabu, 21 Oktober 2020, mengatakan tidak memiliki rencana untuk menangguhkan program penyuntikan vaksin flu secara gratis kepada sekitar 19 juta orang, setelah penyelidikan pendahuluan terhadap enam korban jiwa tidak menemukan hubungan langsung pada kematian korban dengan vaksin.

Tidak ada zat beracun yang ditemukan dalam vaksin, dan sedikitnya lima dari enam orang meninggal yang diselidiki memiliki kondisi yang mendasari kematian mereka, kata para pejabat.

Para pejabat telah melaporkan sembilan orang meninggal setelah mendapatkan vaksinasi flu, dan kantor berita Yonhap melaporkan empat orang lainnya meninggal pada Kamis.

Jatuhnya korban jiwa, termasuk seorang anak laki-laki berusia 17 tahun dan seorang pria berusia 70-an, terjadi hanya seminggu setelah program vaksinasi flu gratis untuk remaja dan lansia dimulai kembali.

Program tersebut ditangguhkan selama tiga minggu setelah ditemukan bahwa sekitar 5 juta dosis, yang perlu disimpan di lemari es, telah terpapar pada suhu ruangan saat diangkut ke fasilitas medis.

Vaksin flu di Korea Selatan berasal dari berbagai sumber. Produsen vaksin flu di Korsel termasuk produsen lokal GC Pharma, SK Bioscience dan Ilyang Pharmaceutical Co, bersama perusahaan farmasi asal Prancis Sanofi dan Glaxosmithkline asal Inggris.

Distributor vaksin flu di Korsel termasuk LG Chem Ltd dan Boryung Biopharma Co. Ltd., yang merupakan bagian dari Boryung Pharm Co. Ltd.

GC Pharma, LG Chem, SK Bioscience dan Boryung menolak berkomentar perihal adanya orang meninggal setelah menerima suntikan vaksin flu. Sementara itu, Ilyang Pharmaceutical, Sanofi dan GSK belum dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Korea Selatan telah memperpanjang program vaksin musimannya tahun ini untuk menangkal potensi komplikasi wabah Covid-19 dan mengurangi beban rumah sakit selama musim dingin.

Para pejabat mengatakan 8,3 juta orang telah diinokulasi dengan vaksin flu gratis sejak program dilanjutkan pada 13 Oktober, dan ada laporan soal sekitar 350 kasus reaksi yang merugikan akibat vaksin.

Jumlah kematian tertinggi terkait dengan vaksinasi flu musiman adalah enam orang pada 2005, menurut kantor berita Yonhap.

Para pejabat mengatakan sulit untuk membuat perbandingan dengan tahun-tahun sebelumnya karena lebih banyak orang yang memakai vaksin tahun ini.

ANTARA | REUTERS






Kapal Nelayan terbalik di Korea Selatan, 9 orang hilang

3 jam lalu

Kapal Nelayan terbalik di Korea Selatan, 9 orang hilang

Kapal dan pesawat penjaga pantai Korea Selatan berusaha untuk mencari sembilan nelayan yang hilang.


Final Road to UFC: Jeka Saragih Vs Anshul Jubli, Pendekar Wushu Lawan Guru Matematika di Las Vegas

1 hari lalu

Final Road to UFC: Jeka Saragih Vs Anshul Jubli, Pendekar Wushu Lawan Guru Matematika di Las Vegas

Jeka Saragih Vs Anshul Jubli, pertarungan di final Road to UFC diselenggarakan dui Las Vegas, Amerika Serikat, Ahad 5 Februari 2023 pukul 11.00 WIB.


Terhenti di Babak 16 Besar Thailand Masters 2023, Rehan / Lisa Mengaku Kurang Sabar

4 hari lalu

Terhenti di Babak 16 Besar Thailand Masters 2023, Rehan / Lisa Mengaku Kurang Sabar

Rehan mengaku kurang persiapan menghadapi Thailand Masters 2023.


Mengenal Hanni Anggota NewJeans, Idola K-Pop Asal Vietnam

4 hari lalu

Mengenal Hanni Anggota NewJeans, Idola K-Pop Asal Vietnam

Hanni NewJeans bernama asli Pham Ngoc Han


AS Unjuk Kekuatan, Korea Utara Ancam Jadikan Semenanjung Zona Perang Besar

4 hari lalu

AS Unjuk Kekuatan, Korea Utara Ancam Jadikan Semenanjung Zona Perang Besar

Korea Utara ancam ubah Semenanjung Korea menjadi "zona persenjataan perang besar dan zona perang yang lebih kritis" setelah AS gelar latihan perang


Kenaikan Harga Konsumen di Korea Selatan Mencapai Level Tertinggi

4 hari lalu

Kenaikan Harga Konsumen di Korea Selatan Mencapai Level Tertinggi

Indeks harga konsumen 5,2 persen lebih tinggi pada Januari dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya,, menurut data Statistik Korea Selatan.


Profil Shinhan Bank Telah Berusia 126 Tahun, Bank Tertua di Korea Selatan

5 hari lalu

Profil Shinhan Bank Telah Berusia 126 Tahun, Bank Tertua di Korea Selatan

Tepat 126 tahun lalu, Shinhan Bank didirikan di Seoul Korea Selatan, dan menjadi bank tertua yang sampai sekarang masih tetap eksis.


Nyonya Song Joong Ki Pernah Main di Film Scorpion King: Book of Souls, Ini Profil Katy Louise Saunders

5 hari lalu

Nyonya Song Joong Ki Pernah Main di Film Scorpion King: Book of Souls, Ini Profil Katy Louise Saunders

Song Joong Ki mengumumkan kabar pernikahan dengan Katy Louise Saunders, pemeran film The Scorpion King: Book of Souls.


Korea Selatan Pertimbangkan Cabut Pembatasan Visa untuk Pelancong Cina

5 hari lalu

Korea Selatan Pertimbangkan Cabut Pembatasan Visa untuk Pelancong Cina

Korea Selatan telah menangguhkan pemberian visa jangka pendek kepada pengunjung Cina sejak awal Januari.


Teken Kerja Sama dengan Jeju Air, Angkasa Pura I Berharap Pariwisata RI Pulih Lebih Cepat

5 hari lalu

Teken Kerja Sama dengan Jeju Air, Angkasa Pura I Berharap Pariwisata RI Pulih Lebih Cepat

PT Angkasa Pura I bekerja sama dengan maskapai penerbangan asal Korea Selatan, Jeju Air.