Giliran Palu Digoyang Gempa, Sumber di Darat

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa. REUTRES

    Ilustrasi gempa. REUTRES

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mencatat gempa kedua yang bisa dirasakan sepanjang hari ini, Minggu 25 Oktober 2020. Gempa itu terjadi 19 kilometer sebelah utara Palu, Sulawesi Tengah, dengan kekuatan Magnitudo 3,6.

    BMKG mencatat dalam situs webnya kalau gempa itu terjadi pada pukul 21.25 WIB. Sumbernya terdeteksi berada di darat pada kedalaman 10 kilometer atau tergolong dangkal. Adapun dampak getarannya bisa dirasakan di Kota Palu dengan intensitas III Skala MMI.

    Getaran pada skala itu diilustrasikan dengan getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu.

    Sebelumnya, gempa hari ini juga terjadi di laut 90 kilometer sebelah barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Gempa itu berkekuatan 5,9 Magnitudo dari kedalaman 10 kilometer. 

    Gempa pada pukul 07.56 WIB itu mengguncang hingga skala IV MMI di wilayah Pangandaran, Tasikmalaya, dan Sukabumi.  Skala itu setara getaran pada siang dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, sedang di luar oleh beberapa orang. Getaran membuat gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

    Baca juga:
    Gempa Darat Getarkan Luwu Timur 3 Hari Berturut-turut

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat 29 rumah rusak karena gempa itu, terbanyak di Ciamis. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.