6 Pembaruan Telegram: Ada Attach Pesan dan Info Lokasi Teman

Fitur baru pada Telegram, filter pencarian (kiri) dan saluran komentar (kanan). Kredit: Telegram

TEMPO.CO, Jakarta - Bersaing dengan WhatsApp milik Facebook dan iMessage milik Apple, aplikasi Telegram asal Rusia kini melakukan pembaruan dengan menghadirkan beberapa fitur baru. Gizmochina, 1 November 2020 melaporkan, pembaruan tersebut memungkinkan pengguna Telegram untuk menyematkan pesan, membagikan lokasi, memiliki daftar putar, statistik, animasi, dan emoji baru.

Berikut detail dari fitur-fitur Telegram versi 7.2 yang sekarang tersedia di App Store dan Google Play Store untuk perangkat Android dan iOS,



1. Pesan Disematkan 2.0

Dengan pembaruan baru, pengguna sekarang dapat menyematkan (attach) beberapa pesan dalam obrolan. Mereka dapat beralih di antara mereka dengan mengetuk di bilah atas atau melihat semuanya di laman terpisah dengan mengetuk tombol baru yang terletak di sisi kanan bilah atas pesan.

Pada WhatsApp, yang disematkan adalah kontak agar berada di atas. Telegram lebih fokus pada pesan. Selain saluran dan grup, pesan yang disematkan sekarang juga berfungsi dalam obrolan di jalur pribadi atau satu lawan satu.

Baca juga:
Bos Facebook: Sehari Bisa 100 Miliar Pesan Dikirim via WhatsApp

2. Lokasi Langsung 2.0

Fitur lokasi langsung sekarang memungkinkan pengguna untuk mengatur peringatan ketika mereka mendekati teman yang membagikan lokasi langsung mereka. Selain itu, ikon di peta sekarang menunjukkan ke arah mana mereka menghadap. Jika dilihat dari fungsinya, fitur ini lebih berkembang dibandingkan yang ada di WhatsApp.

3. Playlist

Saat pengguna berbagi banyak lagu bersama ataupun pesan suara, Telegram sekarang akan secara otomatis menyusunnya dalam daftar putar (playlist). Karena itu, pengguna bisa langsung memutarnya di pemutar media bawaan. Selain itu, dalam kasus file, mereka akan digabungkan menjadi satu dalam file obrolan seperti album foto.

Cara kerjanya adalah saat beberapa lagu dikirim sekaligus, lagu akan disusun bersama dalam playlist, membuatnya lebih mudah untuk didengarkan, dikomentari, dan diteruskan. Membuka salah satu lagu akan mengantrekannya di pemutar media bawaan Telegram, atau memungkinkan juga untuk memilih setiap lagu satu per satu.

4. Statistik Postingan

Pengguna sekarang memiliki akses ke statistik postingan individu di jalur atau saluran serta daftar grup ke mana posting itu diteruskan. Ini jelas akan membantu banyak akun karena pengguna dapat mengetahui lebih banyak tentang performa postingan mereka.

5. Animasi

Pembaruan juga menghadirkan animasi baru di Android untuk mengirim pesan dan berpindah lagu di pemutar musik. Tidak hanya itu, pengguna Android kini dapat mengedit gambar dalam mode tampilan dan membagikannya tanpa mengunduh-unggah.

Baca juga:
Aplikasi Percakapan Hi App Resmi Meluncur, Simak fitur Uniknya

6. Emoji

Terakhir, pembaruan aplikasi asal Rusia ini juga menghadirkan emoji animasi seram baru Halloween bersama dengan emoji animasi Jackpot.



GIZMOCHINA | GADGET NDTV






Lagi, Volodymyr Zelensky Klaim Ukraina Menangi Pertempuran

4 jam lalu

Lagi, Volodymyr Zelensky Klaim Ukraina Menangi Pertempuran

Volodymyr Zelensky mencatat pertempuran sengit dengan Rusia masih terjadi di garis depan dengan total panjang lebih dari 2 ribu kilometer.


Penembakan di Sekolah Rusia, 9 Tewas termasuk 5 Anak-Anak

6 jam lalu

Penembakan di Sekolah Rusia, 9 Tewas termasuk 5 Anak-Anak

Seorang pria bersenjata menembak mati sembilan orang, termasuk lima anak-anak, di sebuah sekolah di Udmurtia, Rusia.


Putin Angkat 'Tukang Jagal Mariupol' sebagai Wakil Menteri Pertahanan

7 jam lalu

Putin Angkat 'Tukang Jagal Mariupol' sebagai Wakil Menteri Pertahanan

Presiden Putin memecat Wakil Menteri Pertahanan Dmitry Bulgakov digantikan jagal Mariupol Mikhail Mizintsev, yang memimpin pengepungan di Mariupol


Ukraina Mengejek Langkah Putin Mobilisasi Militer Rusia

7 jam lalu

Ukraina Mengejek Langkah Putin Mobilisasi Militer Rusia

Melalui Twitter, Pemerintah Ukraina membagikan video dengan konten polisi Rusia yang memukuli dan menangkap orang-orang yang memprotes pemanggilan tersebut.


Kazakhstan Tolak Akui Referendum di Ukraina Timur, meski Bermitra dengan Rusia

8 jam lalu

Kazakhstan Tolak Akui Referendum di Ukraina Timur, meski Bermitra dengan Rusia

Kazakhstan tidak akan mengakui kemungkinan pencaplokan wilayah timur Ukraina oleh Rusia melalui referendum, meski mereka merupakan mitra Moskow


Rusia Lindungi Wilayah yang Dicaplok, Ukraina Tak Akan Menyerah

8 jam lalu

Rusia Lindungi Wilayah yang Dicaplok, Ukraina Tak Akan Menyerah

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menjanjikan perlindungan penuh atas wilayah Ukraina yang dicaplok melalui referendum yang dinilai Barat ilegal


Ukraina Terima Sistem Pertahanan Udara Canggih NASAMS dari AS

9 jam lalu

Ukraina Terima Sistem Pertahanan Udara Canggih NASAMS dari AS

Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan Ukraina telah menerima sistem pertahanan udara NASAMS yang canggih dari Amerika Serikat.


Mobilisasi Militer Rusia Ditolak di Dagestan, 100 Orang DItahan

15 jam lalu

Mobilisasi Militer Rusia Ditolak di Dagestan, 100 Orang DItahan

Sedikitnya 100 orang ditahan karena protes menentang mobilisasi parsial di Dagestan, wilayah selatan Rusia yang penduduknya mayoritas Muslim


Lansia dan Orang Sakit Dipanggil Wajib Militer, Rusia Berjanji Perbaiki Kesalahan

15 jam lalu

Lansia dan Orang Sakit Dipanggil Wajib Militer, Rusia Berjanji Perbaiki Kesalahan

Rusia berjanji memperbaiki kesalahan dalam pemanggilan mobilisasi wajib militer ke Ukraina, setelah sejumlah lansia dan orang sakit dipanggil bertugas


AS: Ada Konsekuensi Bencana jika Rusia Nekat Gunakan Nuklir di Ukraina

15 jam lalu

AS: Ada Konsekuensi Bencana jika Rusia Nekat Gunakan Nuklir di Ukraina

Amerika Serikat memperingatkan "konsekuensi bencana" jika Rusia menggunakan senjata nuklir di Ukraina untuk pertahankan wilayah yang dicaplok