Google Janji Bantu Modal UMKM dan Pemuda Indonesia Rp 155 Miliar

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Google di kantor Google untuk Asia Pasifik di Singapura, 13 Desember 2019. TEMPO | Gangsar Parikesit

    Logo Google di kantor Google untuk Asia Pasifik di Singapura, 13 Desember 2019. TEMPO | Gangsar Parikesit

    TEMPO.CO, Jakarta - Google mengumumkan komitmennya menginvestasikan US$ 11 juta (setara Rp 155 miliar) untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional Indonesia dalam acara Google for Indonesia, Rabu 18 November 2020. Komitmen dijanjikan dialokasikan untuk pinjaman modal UMKM sebesar US$ 10 juta yang diinvestasikan Google melalui kemitraan dengan Kiva dan hibah US$ 1 juta melalui Google.org kepada Plan International untuk para pencari kerja di Indonesia.

    Google menilai UMKM adalah yang paling terdampak oleh pandemi Covid-19. Pinjaman yang akan disediakan disebutkannya membidik UMKM di komunitas-komunitas yang kurang terlayani di Indonesia. “Google menyediakan US$ 10 juta dalam bentuk pinjaman modal untuk membantu pemilik UMKM agar lebih siap dalam menghadapi masa sulit ini,” ujar Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf melalui video konferensi, Rabu, 18 November 2020. 

    Sementara, hibah kepada Yayasan Plan International Indonesia akan bekerja sama dengan The ASEAN Foundation untuk meluncurkan Bridges to the Future: ASEAN Youth Employment. Ini adalah program eksperimental memberikan pelatihan keterampilan dan membantu meningkatkan kemampuan kerja di antara anak muda yang rentan dampak pandemi.

    Program dua tahun ini bertujuan untuk menjangkau 5.200 anak muda, yang hampir separuhnya adalah perempuan. Menurut Randy, Google ingin membantu Indonesia mewujudkan potensi ekonominya melalui program pelatihan dan kemitraan yang berkelanjutan bersama pemerintah, industri, dan organisasi masyarakat sipil,.

    “Khususnya, tenaga kerja yang memiliki keterampilan digital diprediksi akan menyumbangkan lebih dari Rp 4,4 triliun (US$ 303 miliar) untuk PDB Indonesia hingga 2030, dan akan berperan penting untuk pemulihan ekonomi dan ketahanan bisnis,” kata Randy.

    Sejak 2015, melalui hibah Google.org, program Grow with Google telah melatih lebih dari 1,7 juta pemilik UMKM, termasuk 200.000 selama pandemi Covid-19. “Kami ingin melakukan lebih banyak untuk mendukung anak muda yang rentan,” kata Randy.

    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga hadir dalam acara terbut menekankan pentingnya mendukung jutaan UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional. “Kami menyambut baik dan sampaikan apresiasi kepada Google yang selama ini telah mendukung pemerintah, khususnya dengan pelatihan digital dan bantuan pembiayaan berbunga rendah senilai US$ 10 juta dolar kepada UMKM,” kata dia.

    Baca juga:
    3 Program Google Ini Dukung Startup di Tengah Pandemi Covid-19

    Airlangga berharap dengan inisiatif Google tersebut, UMKM dan tenaga kerja produktif Indonesia terbantu untuk terus beraktivitas di tengah pandemi global dan meningkatkan keahlian digital. “Kami berharap bahwa dengan kegiatan-kegiatan tersebut kita mampu merealisasikan potensi ekonomi digital Indonesia sebesar 124 miliar dolar padan 2025,” ujar Airlangga.

    Sementara dalam sambutan acara Google for Indonesia, Presiden Joko Widodo atau Jokowi berharap berbagai inisiatif seperti Google for Indonesia 2020 akan terus bermunculan. “Untuk berkontribusi bagi pengembangan SDM di bidang IT Indonesia, membantu UMKM mengembangkan bisnis dan mampu naik kelas, bangkit dan maju bersama untuk Indonesia maju,” kata Jokowi.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.