Dosen Perempuan ITB Menangi LIPI Young Scientist Award 2020

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dosen Teknik Material Institut Teknologi Bandung (ITB) Afriyanti Sumboja pemenang penghargaan LIPI Young Scientist Award (LYSA) 2020. DOK LIPI

    Dosen Teknik Material Institut Teknologi Bandung (ITB) Afriyanti Sumboja pemenang penghargaan LIPI Young Scientist Award (LYSA) 2020. DOK LIPI

    TEMPO.CO, Jakarta - Dosen Teknik Material dari Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB) Afriyanti Sumboja memenangkan penghargaan LIPI Young Scientist Award (LYSA) 2020. Penghargaan tersebut diberikan kepada peneliti muda berprestasi yang usianya di bawah 40 tahun sebelum 31 Desember 2020.

    Penganugerahan diberikan dalam acara penutupan Indonesia Science Expo 2020 yang disiarkan melalui video konferensi, pada Kamis, 19 November 2020. Afriyanti terpilih dari antara 86 peneliti muda dari berbagai latar belakang dan bidang penelitian, dan berhak menerima uang tunai Rp 50 juta.

    “Terima kasih kepada juri yang sudah memberikan dan mempercayakan award ini kepada saya semoga memberikan motivasi agar menjadi lebih baik lagi,” ujar Afriyanti. 

    Perempuan berdarah Minang yang lahir di Makale, Tana Toraja, ini berusia genap 33 tahun pada tahun ini. Selain dari usianya itu, Afriyanti telah memenuhi kriteria penilaian LYSA 2020 yakni konsisten dan memiliki jejak rekam yang baik dalam melakukan penelitian, diusulkan oleh institusi/lembaga tempat bekerja, dan bersedia untuk memberikan Public Lecture.

    Afriyanti merupakan ahli di bidang ilmu dan teknik material. Dia menempuh pendidikan S1 dan S3 di School of Materials Science and Engineering, Nanyang Technological University (NTU), Singapura pada 2009 dan 2014. Setelah postdoctoral research singkat di NTU, Afriyanti bergabung dengan A*STAR di akhir 2014 sebagai peneliti di bidangnya.

    Sebelumnya, Afriyanti adalah peraih 2014 MSE Doctorate Research Excellence Award, penghargaan yang diberikan kepada mahasiswa S3 berprestasi. Dia juga telah mempublikasikan paper di jurnal-jurnal internasional ber-impact factor tinggi dan memiliki h-index 23.

    Afriyanti berpesan bahwa untuk semua calon peneliti dan peneliti agar tetap semangat dan terus memiliki curiousity. “Terus dibangun, apa lagi perempuan," kata dia sambil menambahkan, "Menjadi dosen itu bukan hanya pekerjaan laki-laki saja, tapi perempuan juga bisa.”

    Baca juga:
    LIPI Adu 39 Finalis LKIR dan 40 Penelitian Remaja Tahun Ini

    Kepala LIPI Laksana Tri Handoko mengucapkan selamat atas kemenangan Afriyanti. Di berharap ke depan terus produktif dalam riset dan menghasilkan paper jurnal dan hasil riset lain yang memuaskan. "Juga bisa berkolaborasi juga dengan teman-teman di LIPI,” katanya.

    CATATAN:

    Usia Afriyanti telah ditambahkan ke dalam artikel ini pada Kamis 19 November 2020, Pukul 14.25 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Aman Mengajar Saat Covid-19

    Administrasi sekolah harus siap-siap protokol kesehatan Covid-19 untuk melindungi staf pengajar mereka. Berikut tipsnya.