Vaksin Covid-19 AstraZeneca Beri Harapan Perlindungan Lansia

Reporter

Ekspresi Robyn Porteous, saat melakukan uji coba vaksin Covid-19 AstraZeneca di Wits RHI Shandukani Research Center di Johannesburg, Afrika Selatan, 27 Agustus 2020. Uji coba tahap akhir kandidat vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh AstraZeneca dihentikan untuk sementara. Langkah itu ditempuh setelah salah seorang relawan yang telah mendapatkan suntikan calon vaksin jatuh sakit. REUTERS/Siphiwe Sibeko

TEMPO.CO, London - Vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan AstraZeneca bersama University of Oxford disebut mampu menghasilkan respons imun kuat pada orang dewasa yang lebih tua. Ini memberi harapan bahwa vaksin itu mampu melindungi mereka yang selama ini dianggap paling rentan terhadap infeksi virus corona jenis baru tersebut.

Kesimpulan itu didapat dari data uji tahap kedua dan hingga kini masih menunggu hasil dari uji klinis tahap akhirnya (fase 3). Data uji tahap kedua tersebut telah dilaporkan sebagian bulan lalu namun diterbitkan secara lengkap di jurnal medis The Lancet pada Kamis 19 November 2020.

Baca juga:
Efektivitas Vaksin Covid-19 Oxford Diketahui Sebelum Akhir Tahun Ini

Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang berusia di atas 70 tahun, yang berisiko penyakit serius dan kematian akibat Covid-19, dapat membangun imun yang kuat. "Respons antibodi dan sel T yang kuat, yang terlihat pada orang yang lebih tua dalam riset kami membesarkan harapan," kata Maheshi Ramasamy, konsultan sekaligus peneliti di Grup Vaksin Oxford.

Ramasamy mengatakan, populasi yang berisiko tinggi terinfeksi parah atau bergejala berat Covid-19 mencakup orang dengan kondisi kesehatan yang sudah ada alias faktor komorbid dan orang dewasa yang lebih tua atau lansia. "Kami berharap bahwa ini artinya vaksin kami membantu melindungi orang-orang paling rentan dalam masyarakat, namun penelitian lebih dalam perlu dilakukan sebelum kami dapat memastikan hal itu."

Tahap akhir, atau fase 3, sedang berlangsung untuk memastikan temuan tersebut sekaligus menguji apakah vaksin melindungi berbagai kalangan usia, termasuk orang dengan riwayat penyakit. "Data efisiensi awal uji klinis Fase III kemungkinan dalam beberapa pekan," bunyi laporan di jurnal yang sama.

Calon vaksin Covid-19 Oxford-AstraZeneca, yang disebut AZD1222 atau ChAdOx1 nCoV-19, menjadi salah satu pelopor dalam upaya global pengembangan vaksin virus corona penyebab Covid-19 atau SARS-CoV-2.

Berbeda dengan vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna, di mana keduanya menggunakan teknologi baru yang dikenal sebagai mRNA (messenger RNA), vaksin eksperimental AstraZeneca merupakan vaksin vektor virus yang terbuat dari versi lemah virus flu yang ditemukan pada simpanse.

Menurut jurnal Lancet, uji coba Tahap II melibatkan total 560 relawan, dengan 160 relawan berusia 18-55 tahun, 160 relawan berusia 56-69 tahun, dan 240 relawan di atas 70 tahun. Setiap relawan mendapat dua dosis vaksin atau plasebo, dan dilaporkan tidak ada efek samping yang serius terkait vaksin AZD1222. 

Baca juga:
Membandingkan Rantai Distribusi Dingin Vaksin Pfizer dan yang lainnya

AstraZeneca juga telah menandatangani sejumlah kontrak manufaktur dan pemasokan dengan perusahaan dan pemerintah di seluruh dunia saat pihaknya hampir melaporkan hasil uji klinis tahap akhir.

Sumber: Reuters






Capaian Vaksinasi Booster Kedua Rendah, DKI Bicara Soal Reward dan Punishment

12 jam lalu

Capaian Vaksinasi Booster Kedua Rendah, DKI Bicara Soal Reward dan Punishment

Capaian vaksinasi booster kedua tergolong rendah. Dinas Kesehatan Jakarta merasa sulit menyadarkan warga. Harus diiming-imingi reward dan punishment.


Top Metro Malam: Anies Baswedan Barter Lahan dan Realisasi Pendapatan Jakarta Rendah

20 jam lalu

Top Metro Malam: Anies Baswedan Barter Lahan dan Realisasi Pendapatan Jakarta Rendah

Berita mengenai Anies Baswedan, rendahnya realisasi pendapatan Jakarta, hingga vaksinasi booster malam hari paling banyak dicari di kanal Metro Tempo.


DKI Buka Sentra Vaksin Covid-19 Malam Hari untuk Genjot Vaksinasi Booster Kedua

21 jam lalu

DKI Buka Sentra Vaksin Covid-19 Malam Hari untuk Genjot Vaksinasi Booster Kedua

Dinas Kesehatan Jakarta membuka sentra vaksin Covid-19 pada sore dan malam hari. Tujuannya untuk menggenjot vaksinasi booster kedua.


Unair Wujudkan Kemandirian Bangsa dengan Vaksin INAVAC

2 hari lalu

Unair Wujudkan Kemandirian Bangsa dengan Vaksin INAVAC

Vaksin INAVAC mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) oleh BPOM.


8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

5 hari lalu

8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

Berikut daftar lokasi vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta. Melayani vaksin dosis pertama hingga dosis keempat, khsusu tenaga kesahatan.


Kemenkes Ungkap Tren Kematian Covid-19 Masih Naik, Vaksinasi Terus Digenjot

6 hari lalu

Kemenkes Ungkap Tren Kematian Covid-19 Masih Naik, Vaksinasi Terus Digenjot

Juru Bicara Kemenkes Muhammad Syahril mengungkapkan Indonesia masih berada di Level 1 transmisi Komunitas Covid-19.


Vaksin Booster Kedua Tersedia di Puskesmas, Jakarta Pusat Target 164.909 Lansia

8 hari lalu

Vaksin Booster Kedua Tersedia di Puskesmas, Jakarta Pusat Target 164.909 Lansia

Jakarta Pusat menargetkan sebanyak 164.909 warga lanjut usia (lansia) dapat ikut serta pemberian vaksinasi COVID-19 penguat atau vaksin booster kedua.


China Percepat Upaya Vaksinasi COVID-19 terhadap Lansia

10 hari lalu

China Percepat Upaya Vaksinasi COVID-19 terhadap Lansia

Tingkat vaksinasi yang rendah di China, terutama di antara populasi yang lebih tua, dianggap memperpanjang pendekatan keras nol-COVID-19


Korban Gempa Cianjur Meninggal Setelah 5 Hari Ngungsi ke Bogor

10 hari lalu

Korban Gempa Cianjur Meninggal Setelah 5 Hari Ngungsi ke Bogor

Jenazah korban gempa Cianjur yang meninggal di Bogor itu telah dibawa ke daerah asalnya di Cugenang dengan mobil siaga Desa Tugu Selatan, Puncak.


Vaksin Booster Kedua untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sudah Tersedia di Puskesmas Jakarta Barat

14 hari lalu

Vaksin Booster Kedua untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sudah Tersedia di Puskesmas Jakarta Barat

Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan vaksin booster untuk lansia 60 tahun ke atas sudah tersedia di Pusat Kesehatan Masyarakat.