Studi: Aerobik 2,5 Jam Sepekan Kurangi Kemungkinan Rawat Inap Covid-19

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatnas senam aerobik untuk SEA Games 2019. Antara

    Pelatnas senam aerobik untuk SEA Games 2019. Antara

    TEMPO.CO, Sao Paulo - Tingkat rawat inap orang yang terjangkit Covid-19 34,3 persen lebih rendah di kalangan individu yang cukup aktif, menurut sebuah studi yang dirilis Yayasan Pendukung Penelitian Negara Bagian Sao Paulo pada Senin, 23 November 2020.

    Cukup aktif didefinisikan sebagai melakukan aktivitas fisik aerobik intensitas sedang selama setidaknya 150 menit atau melakukan aktivitas intensitas tinggi selama 75 menit dalam sepekan, kata studi tersebut.

    "Ini memungkinkan terjadinya penurunan sebesar 34,3 persen dalam tingkat rawat inap pada kelompok yang dianggap cukup aktif," papar studi tersebut.

    Studi itu didasarkan pada survei yang dilakukan oleh University of Sao Paulo bekerja sama dengan pusat-pusat pendidikan tinggi Brasil lainnya, dan mewawancarai 938 warga Brasil yang terjangkit Covid-19.

    Tingkat rawat inap juga lebih tinggi di kalangan pasien yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, serta individu dengan tingkat pendidikan dan status sosial ekonomi yang lebih rendah, ungkap studi itu.

    ANTARA | XINHUA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.