Klaim Efikasi Vaksin Covid-19 Sputnik V Naik jadi 95 Persen

Reporter

Petugas bersiap menyuntikan vaksin Covid-19 Sputnik-V pada petugas medis di Tver, Rusia, 12 Oktober 2020. Kementerian Kesehatan Rusia memvaksinasi tenaga medis karena pekerja paling rentan terinfeksi Covid-19. REUTERS/Tatyana Makeyeva

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Rusia kembali mengumumkan hasil sementara dari uji klinis vaksin Covid-19 yang dikembangkannya, Sputnik V. Efektivitas vaksin itu diklaim meningkat dari sebelumnya disebutkan sebesar 92 persen, kini angkanya menjadi 95 persen per dua kali suntikan atau dosis.

Klaim pertama diumumkan Rusia pada awal bulan ini, sedang yang terbaru disebutkan telah berdasarkan data uji klinis dari 19 ribu relawan. Sputnik V dikembangkan dengan teknik atau metode yang sama dengan yang digunakan tim vaksin University of Oxford dan AstraZeneca, yakni berbasis teknologi viral vector.

Sebelumnya, pada Senin, AstraZeneca mengumumkan hasil uji klinis fase final atas calon vaksin Covid-19 yang mereka kembangkan memiliki efikasi rata-rata 70 persen. Angka efikasi vaksin ini sejatinya hanya 62 persen namun terdongkrak karena 'kecelakaan'.

Saat uji klinis dilakukan rupanya ada kelompok relawan yang hanya menerima 0,5 dosis pada suntikan pertamanya. Tapi, justru pada kelompok inilah efikasi vaksinasi terpantau lebih efektif menghindarkan penerimanya dari Covid-19, yakni mencapai 90 persen.

Kembali ke vaksin Covid-19 Sputnik V, Rusia bukan hanya mengklaim lebih unggul daripada vaksin AstraZeneca-Oxford--sesama vaksin viral vector. Sputnik V juga menyatakan setiap dosisnya bakal lebih murah dibandingkan vaksin Moderna dan Pfizer--dua kandidat dari vaksin mRNA yang dinilai memiliki efikasi selevel, yakni lebih dari 90 persen.

Rusia membuat perbandingan itu meski masing-masing juga masih berdasarkan hasil sementara dan klaim karena belum ada laporan utuh yang dipublikasikan secara ilmiah. Dengan rencana setiap dosis dijual kurang dari $10, Kepala RDIF (Dana Investasi Langsung Rusia) Kirill Dmitriev menambahkan, "Ini bisa dua kali lebih murah."

Secara terpisah, Kepala Eksekutif AstraZeneca, Pascal Soriot, menyatakan bahwa, baik pada efikasi 62 maupun 90 persen, hasil uji vaksinnya tidak disertai efek samping serius yang terkonfirmasi. Sedang 'kecelakaan' pemberian 0,5 dari dosis seharusnya justru berarti vaksinnya akan bisa dibagikan ke lebih banyak orang nantinya.

Baca juga:
Covid-19, Perusahaan Bulu di Rusia Minta Vaksinasi Cerpelai

"Lebih banyak yang bisa divaksin. Ini artinya kita mempunyai vaksin untuk dunia," kata Direktur Vaksin di University of Oxford, Andrew Pollard, menambahkan. 

NEW SCIENTIST | REUTERS






Capaian Vaksinasi Booster Kedua Rendah, DKI Bicara Soal Reward dan Punishment

13 jam lalu

Capaian Vaksinasi Booster Kedua Rendah, DKI Bicara Soal Reward dan Punishment

Capaian vaksinasi booster kedua tergolong rendah. Dinas Kesehatan Jakarta merasa sulit menyadarkan warga. Harus diiming-imingi reward dan punishment.


Top Metro Malam: Anies Baswedan Barter Lahan dan Realisasi Pendapatan Jakarta Rendah

22 jam lalu

Top Metro Malam: Anies Baswedan Barter Lahan dan Realisasi Pendapatan Jakarta Rendah

Berita mengenai Anies Baswedan, rendahnya realisasi pendapatan Jakarta, hingga vaksinasi booster malam hari paling banyak dicari di kanal Metro Tempo.


DKI Buka Sentra Vaksin Covid-19 Malam Hari untuk Genjot Vaksinasi Booster Kedua

22 jam lalu

DKI Buka Sentra Vaksin Covid-19 Malam Hari untuk Genjot Vaksinasi Booster Kedua

Dinas Kesehatan Jakarta membuka sentra vaksin Covid-19 pada sore dan malam hari. Tujuannya untuk menggenjot vaksinasi booster kedua.


Unair Wujudkan Kemandirian Bangsa dengan Vaksin INAVAC

2 hari lalu

Unair Wujudkan Kemandirian Bangsa dengan Vaksin INAVAC

Vaksin INAVAC mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) oleh BPOM.


8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

5 hari lalu

8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

Berikut daftar lokasi vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta. Melayani vaksin dosis pertama hingga dosis keempat, khsusu tenaga kesahatan.


Vaksin Booster Kedua untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sudah Tersedia di Puskesmas Jakarta Barat

14 hari lalu

Vaksin Booster Kedua untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sudah Tersedia di Puskesmas Jakarta Barat

Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan vaksin booster untuk lansia 60 tahun ke atas sudah tersedia di Pusat Kesehatan Masyarakat.


Pelayanan Vaksinasi Booster Kedua khusus Lansia di Jakarta hingga 31 Desember 2022

15 hari lalu

Pelayanan Vaksinasi Booster Kedua khusus Lansia di Jakarta hingga 31 Desember 2022

Lansia yang sudah memiliki tiket empat di aplikasi PeduliLindungi, bisa mendatangi lokasi vaksinasi booster.


Jokowi Disuntik Booster Indovac, Vaksin Covid-19 Buatan Dalam Negeri

15 hari lalu

Jokowi Disuntik Booster Indovac, Vaksin Covid-19 Buatan Dalam Negeri

Presiden Jokowi mengatakan vaksinasi booster kedua yang diterimanya hari ini berjenis Indovac. Vaksin tersebut merupakan buatan PT Bio Farma (Persero).


Kemenkes Berikan Lampu Hijau Vaksin Booster Kedua Untuk Lansia

16 hari lalu

Kemenkes Berikan Lampu Hijau Vaksin Booster Kedua Untuk Lansia

Kemenkes memberikan lampu hijau untuk pemberian vaksin booster kedua kepada Lansia.


Tingkatkan Cakupan Vaksinasi Covid-19 agar Masyarakat Bebas Beraktivitas

17 hari lalu

Tingkatkan Cakupan Vaksinasi Covid-19 agar Masyarakat Bebas Beraktivitas

Epidemiolog mengusulkan tak ada pembatasan kegiatan masyarakat asalkan cakupan vaksinasi COVID-19, termasuk dosis ketiga atau booster, ditingkatkan.