Twitter Beri Notifikasi Pengguna Ketika Mencoba Menyukai Informasi Keliru

Logo Twitter.[REUTERS]

TEMPO.CO, Jakarta - Media sosial Twitter kini memperingatkan pengguna ketika mereka mencoba untuk 'menyukai' tweet yang berisi informasi yang salah sebagai bagian dari upaya untuk mengatasi kesalahan informasi. Untuk mengetahui apakah itu informasi keliru atau tidak, Twitter telah menandainya dengan label.

Mengutip Sky, 24 November 2020, langkah tersebut mengikuti sebuah studi ilmiah yang menemukan bahwa tweet yang produktif dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump menutupi penggunaan strategis Twitter untuk mengalihkan media dari topik yang berpotensi berbahaya baginya. 

Media sosial besutan Jack Dorsey itu mengatakan bahwa penting bagi perusahaan memberikan konteks tambahan tentang mengapa tweet berlabel itu menyesatkan, baik apakah tweet itu tentang pemilihan Amerika atau pandemi Covid-19. 

Saat ini pengguna tidak dapat me-retweet pesan yang telah menerima label untuk menyertakan pesan yang disengketakan. Bahkan, meskipun bisa mengutip tweet dari pesan tersebut, pengguna diharuskan memberikan konteks tambahan. 

Sebelumnya, pekan lalu Twitter merilis fitur baru Fleets yang memungkinkan pengguna menghilangkan tweet atau unggahan setelah 24 jam. Dengan Fleets, Twitter akan memberikan opsi kepada para penggunanya untuk membuat postingan yang nantinya otomatis menghilang.

Dengan Fleets pula, pengguna lain (pengikut) tidak dapat melakukan retweet atau menerima tanggapan publik, tapi masih bisa berinteraksi melalui Direct Message. Pengikut dapat membalas Fleets dengan mengirimkan Direct Message pribadi, tapi hanya jika mereka mengikuti satu sama lain atau pemilik akun telah mengatur Direct Message untuk dibuka. 

SKY NEWS | DAILY MAIL






Tips Mengelola Emosi Akibat Konten Adu Domba Buzzer

6 jam lalu

Tips Mengelola Emosi Akibat Konten Adu Domba Buzzer

Jelang tahun politik, psikolog UGM memberikan cara menghindari emosi akibat konten buzzer.


Semakin Terang, Akan Seperti Apa Coca-Cola Phone Nanti

13 jam lalu

Semakin Terang, Akan Seperti Apa Coca-Cola Phone Nanti

Kita telah mendengar tentang bakal ponsel dari Coca-Cola beberapa hari terakhir dan spekulasinya dengan Realme.


Polres Tangsel Bantah Minta Rp2 Juta ke Korban Kecelakaan di Polsek Pamulang

19 jam lalu

Polres Tangsel Bantah Minta Rp2 Juta ke Korban Kecelakaan di Polsek Pamulang

Viral postingan di media sosial polisi meminta uang Rp 2 juta kepada pemilik mobil yang terlibat kecelakaan di Pamulang.


Holland Bakery Diserbu Pembeli: Diskon 45 Persen dan Trending di Twitter

21 jam lalu

Holland Bakery Diserbu Pembeli: Diskon 45 Persen dan Trending di Twitter

Holland Bakery diserbu pembeli, karena promo diskon 45 persen. Bermula dari instagram sampai trending di Twitter.


Holland Bakery Jadi Trending Topic di Twitter karena Diserbu Warga yang Berburu Diskon 45 Persen

1 hari lalu

Holland Bakery Jadi Trending Topic di Twitter karena Diserbu Warga yang Berburu Diskon 45 Persen

Holland Bakery diserbu warga karena memberikan promo 45 persen untuk semua item pada hari ulang tahunnya yang ke-45 hari ini.


Marak Isu Penculikan, Emak-Emak di Depok: Hoaks atau Bohong Kami Tetap Khawatir

1 hari lalu

Marak Isu Penculikan, Emak-Emak di Depok: Hoaks atau Bohong Kami Tetap Khawatir

Emak-emak di Depok diresahkan dengan maraknya isu penculikan yang merebak melalui group media sosial WhatsApp


Viral Bayi 7 Bulan Dicekoki Kopi Saset oleh Ibunya, Ini Bahayanya

1 hari lalu

Viral Bayi 7 Bulan Dicekoki Kopi Saset oleh Ibunya, Ini Bahayanya

Media sosial dihebohkan dengan aksi ibu yang memaksa bayinya meminum kopi saset. Bisa mengundang bahaya bagi bayi 7 bulan itu.


Beredar Pesan Berantai Penculikan Anak di Cibinong, Polisi: Isu Belaka

1 hari lalu

Beredar Pesan Berantai Penculikan Anak di Cibinong, Polisi: Isu Belaka

Polsek Cibinong mengimbau orang tua segera melapor ke polisi jika melihat penculikan anak


Australia Selidiki Influencer di Medsos Atas Dugaan Iklan Terselubung

1 hari lalu

Australia Selidiki Influencer di Medsos Atas Dugaan Iklan Terselubung

Australia akan memeriksa apakah influencer di platform media sosial menyembunyikan hubungan mereka dengan merek yang mereka promosikan.


Bocoran Ponsel Coca Cola Beredar, Siapa Pembuatnya Belum Jelas

2 hari lalu

Bocoran Ponsel Coca Cola Beredar, Siapa Pembuatnya Belum Jelas

Ponsel Coca Cola ini menjadi perkembangan terkini dari topik smartphone yang dibuat secara tak terduga. Sebelumnya ada KFC, Pepsi, dan lainnya.