NAP Tingkatkan Kualitas Akses Internet ke AS

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • INFO BISNIS -- Kebutuhan akan koneksi internet di masyarakat semakin meningkat. Survei yang dilakukan APJII, jumlah pengguna internet di Indonesia meningkat menjadi 196,7 juta jiwa hingga kuartal II 2020 dibanding tahun lalu sebesar 171,2 juta jiwa.

    Saat mengakses konten internasional, seringkali koneksi internet terasa lambat. Hal ini disebabkan karena saat pengguna mengakses konten-konten tersebut, jaringan harus melewat irute yang panjang sebelum sampai ke server tujuan yang padat traffic jaringan.

    Melihat hal ini, PT NAP Info Lintas Nusa (Matrix NAP Info) memberikan solusi koneksi berkualitas dengan menghadirkan Matrix Cable Internet eXchange (MC-IX) yang terhubung langsung dengan jaringan-jaringan Internet eXchange (IX) dunia. Dengan menggunakan MC-IX, akses tehadap konten dunia lebih efisien karena pengguna internet dapat terhubung langsung.

    Terhubungnya pengguna ke Internet eXchange Point, dapat memperkuat konektivitas internet lokal sehingga perusahaan jaringan memperpendek jarak tempuh sekelompok data kesumber tujuan. Untuk meningkatkan kualitas akses konten dari wilayah Amerika dan sekitarnya, Matrix NAP Info menghadirkan Seattle Internet eXchange (SIX) di Washington dan Any2 West di California.

    “Peningkatan kualitas layanan MC-IX khususnya untuk konten-konten dari Benua Amerika seperti Zoom dapat memberikan kenyamanan kegiatan daring bagi pengguna internet di Indonesia terutama di era New Normal,” ujar Thomas Dragono, Managing Director Matrix NAP Info.

    Dengan bergabungnya SIX dan Any2 West ini, para penyedia jasa internet atau ISP Indonesia kini dapat memanfaatkan layanan MC-IX dengan lebih optimal. Selain Zoom, konten-konten lainnya yang tergabung dalam kedua IX tersebut antara lain Blizzard Entertainment, Dropbox, Booking.com, Sony Playstation, dan lain-lain.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI Nyatakan Vaksin Covid-19 Sinovac Berstatus Halal, Ini Alasannya

    Keputusan halal untuk vaksin Covid-19 itu diambil setelah sejumlah pengamatan di fasilitas Sinovac berikut pengawasan proses pembuatan secara rinci.