Harimau Sumatera Masuk Permukiman Warga Danau Kembar dan Memangsa Anjing

Reporter

Editor

Erwin Prima

Seekor Harimau Sumatera bernama Sean menyantap daging di kandangnya saat peringatan Hari Harimau Sedunia di Bali Zoo, Gianyar, Selasa, 28 Juli 2020. Foto: Johannes P. Christo

TEMPO.CO, Arosuka - Seekor harimau sumatera masuk permukiman dan meresahkan warga Nagari Simpang Tanjuang Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Camat Danau Kembar Eka Putra di Kecamatan Danau Kembar, Kamis, 3 Desember 2020, mengatakan harimau sumatera itu muncul di dua tempat sebanyak empat kali.

"Berdasarkan informasi dari warga setempat, harimau tersebut muncul di daerah Jorong Lurah Ingo, Nagari Simpang Tanjuang Nan Ampek, saat pagi hari dan memangsa anjing milik warga," kata Eka.

Setelah itu, harimau yang berukuran besar tersebut tidur di pinggir jalan dekat rumah warga. "Bahkan warga sempat menyenteri dan harimau malah makin mendekat," kata dia.

Menyikapi hal itu, pihak camat dan Polsek setempat langsung turun ke lokasi usai berkoordinasi dengan BKSDA dan Pemda untuk melakukan pengusiran harimau agar kembali ke habitatnya.

Untuk mengusir harimau itu, Eka mengatakan sempat dilakukan letusan sebanyak empat kali yang dipimpin oleh Kapolsek Danau Kembar. Hingga akhirnya harimau itu menghindari pemukiman warga.

Berselang setengah jam setelah itu, masyarakat di kawasan Rawang Gadang juga dikejutkan dengan kemunculan harimau yang dilaporkan tidur dekat kawasan parkir kendaraan masyarakat.

Petugas dan masyarakat pun mencoba mengusir harimau menggunakan mobil. Akhirnya harimau itu menghindar. Namun, kata Eka, harimau tersebut malah masuk ke kawasan Lanyah, daerah antara Lurah Ingo dan Rawang Gadang.

Untuk mengantisipasi gangguan harimau terhadap warga, Kapolsek dan jajaran camat langsung menuju kawasan Lanyah. Di lokasi itu, dilakukan letusan peluru tiga kali untuk mengusir harimau.

Pada sore harinya, harimau yang sempat muncul di Rawang Gadang kembali keluar ke kawasan pemukiman warga. Kemudian harimau tersebut menghilang.

"Kemungkinan besar, harimaunya ada dua ekor, tapi untuk info lebih pastinya kita tanyakan ke BKSDA," kata dia.

Ia mengatakan sampai saat ini pihak BKSDA, Polsek, serta masyarakat setempat masih melakukan upaya pengusiran harimau tersebut.

Ia juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati hingga harimau tersebut dipastikan kembali ke habitatnya atau ditangkap oleh pihak yang berwenang.

ANTARA






Cerita Bayi Orang UtanTapanuli Sendirian di Bawah Pohon Durian

7 jam lalu

Cerita Bayi Orang UtanTapanuli Sendirian di Bawah Pohon Durian

Inisiatif warga Pahae menyelamatkannya mendapat pujian. Orang utan Tapanuli adalah spesies ketiga setelah spesies orang utan Kalimantan dan Sumatera.


Kawasan Suaka Margasatwa Dangku Dorong Kelompok Tani Hutan Konservasi

2 hari lalu

Kawasan Suaka Margasatwa Dangku Dorong Kelompok Tani Hutan Konservasi

Suaka Margasatwa Dangku menjadi salah satu lokasi target Indonesia FOLU Net Sink 2030.


Marak Topeng Monyet, BKSDA Kalimantan Tengah Minta Warga Melaporkan

9 hari lalu

Marak Topeng Monyet, BKSDA Kalimantan Tengah Minta Warga Melaporkan

Pertunjukan topeng monyet iberdampak negatif bagi manusia ataupun satwa monyetnya.


BKSDA Jakarta Gagalkan Penyelundupan Serangga dalam Boneka ke Arab Saudi

24 hari lalu

BKSDA Jakarta Gagalkan Penyelundupan Serangga dalam Boneka ke Arab Saudi

Kini hewan tersebut diamankan oleh BKSDA Jakarta dan direncanakan akan dilepasliarkan.


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Kucing Mengeong ke Manusia, Harimau Sumatera Lhokbe

40 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Kucing Mengeong ke Manusia, Harimau Sumatera Lhokbe

Ketika kucing bertemu dengan satu sama lain, mereka terlihat jarang menggunakan suara mengeong untuk berkomunikasi


Lepas Liar Harimau Sumatera: Lhokbe Diharap Berkembang Biak di TN Gunung Leuser

41 hari lalu

Lepas Liar Harimau Sumatera: Lhokbe Diharap Berkembang Biak di TN Gunung Leuser

Sebelum diperangkap dan dievakuasi, harimau sumatera ini disebut sering menimbulkan 'interaksi negatif' di beberapa tempat di Aceh Selatan.


BKSDA Lepas Empat Kukang ke Cagar Alam Maninjau

45 hari lalu

BKSDA Lepas Empat Kukang ke Cagar Alam Maninjau

Empat kukang tersebut terdiri dari tiga ekor yang merupakan barang bukti kejahatan perdagangan satwa dan satu ekor merupakan penyerahan warga


BKSDA Melepasliarkan Burung Kacer di Gunung Poteng Singkawang

54 hari lalu

BKSDA Melepasliarkan Burung Kacer di Gunung Poteng Singkawang

Puluhan burung yang dilepasliarkan adalah merupakan hasil penangkaran burung CV Enggang, salah satu penangkar binaan BKSDA Kalbar.


Jasad Remaja Dekat Buaya di Danau Tolire, BKSDA Tegaskan Bahaya dan Larangan Ini

56 hari lalu

Jasad Remaja Dekat Buaya di Danau Tolire, BKSDA Tegaskan Bahaya dan Larangan Ini

BKSDA telah mengevakuasi jasad seorang remaja dari Danau Tolire pada Kamis


Daftar 6 Hewan Langka Khas Indonesia di Ambang Kepunahan

56 hari lalu

Daftar 6 Hewan Langka Khas Indonesia di Ambang Kepunahan

Kepunahan para hewan langka disebabkan faktor alamiah maupun dipengaruhi oleh ulah manusia. Antara lain karena hilangnya habitat hewan dan perburuan.