PANDI Luncurkan Program Merajut Indonesia Melalui Digitalisasi Aksara Nusantara

Reporter

Editor

Erwin Prima

PANDI meluncurkan Program Merajut Indonesia Melalui Digitalisasi Aksara Nusantara. Kredit: PANDI

TEMPO.CO, Jakarta - Upaya Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) dalam mendigitalisasikan aksara Nusantara ke dalam format internationalize domain name (IDN) yang bisa diakses dan dipergunakan di internet mendapat apresiasi dan dukungan dari berbagai pihak.

Yudho Giri Sucahyo, Ketua PANDI, mengatakan bahwa keberadaan IDN di era digitalisasi saat ini dirasa penting, mengingat pertumbuhan pengguna internet dunia yang semakin pesat, ditambah masyarakat internet terbiasa memakai huruf Latin untuk menulis ataupun mengetik. Bukan tidak mungkin, ke depan aksara daerah di Indonesia akan punah.

"Kalau di Indonesia karena bahasa utamanya menggunakan tulisan Latin, makanya bahasa atau tulisan asli ibu yang jadi warisan Nusantara semakin hilang," ungkapnya dalam keterangan yang diterima Tempo, Kamis, 10 Desember 2020.

IDN merupakan nama domain untuk bahasa lokal atau aksara tiap daerah atau negara. Nama domain ini bersifat khusus, karena tidak menggunakan huruf Latin dengan karakter selain a, b…, z;  0, 1,…, 9;  dan "-" yang merupakan kode dari American Standard Code for Information Interchange (ASCII).

ASCII merupakan standar pengkodean karakter untuk alat komunikasi. Kode ASCII mewakili teks dalam komputer, peralatan telekomunikasi, dan perangkat lainnya, singkatnya berupa huruf dan angka yang biasa dipergunakan sehari-hari. Kebanyakan skema pengkodean karakter modern didasarkan pada ASCII, meskipun mereka mendukung banyak karakter tambahan.

Faktanya, saat ini internet diakses oleh lebih banyak orang yang tidak menggunakan bahasa dan skrip Latin, ketimbang aksara daerahnya. Artinya mereka sulit mengenali karakter ASCII dan mereproduksinya pada keyboard atau menggunakan perangkat lunak untuk masuk ke alamat situs web di browser.

Berdasarkan hal di atas, Yudho merasa perlu membuat sebuah wadah, agar bahasa ibu bisa terus dituturkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

"PANDI berkomitmen penuh pada pelestarian aksara daerah, maka dari itu kami sedang membuat program khusus bertajuk Merajut Indonesia Melalui Digitalisasi Aksara. Dari program tersebut diharapkan bisa melestarikan aksara Nusantara yang sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat sekarang," ungkapnya.

Menurut Yudho, program ini mendapat dukungan penuh dari UNESCO dalam kaitannya terhadap pelestarian budaya. Momen ini dirasa tepat sebagai indikator peluncuran program Merajut Indonesia Melalui Digitalisasi Aksara Nusantara sekaligus inisiasi bersama antara PANDI dan UNESCO perihal kerjasama.

“Suatu kebanggaan bahwa program ini bisa didukung penuh oleh UNESCO, tentu ini merupakan hasil jerih payah teman-teman selama ini. Secara resmi kami akan melakukan Grand Launching program Merajut Indonesia Melalui Digitalisasi Aksara Nusantara serta peresmian Inisiasi Bersama Kerjasama antara PANDI dan UNESCO tanggal 12 Desember 2020 di Jakarta,” terang Yudho.

Seperti diketahui PANDI sudah melakukan berbagai upaya digitalisasi aksara nusantara, dibantu oleh beberapa komunitas pegiat aksara, lembaga akademis dan non akademis juga lembaga pemerintahan.

PANDI juga tengah mengadakan lomba membuat website dengan konten aksara daerah yang sudah berjalan di beberapa daerah, seperti Jawa, Sunda, Bali dan Makassar. Selain itu PANDI menyiapkan website www.merajutindonesia.id yang menyajikan konten seputar aksara Nusantara mulai dari sejarah, proses digitalisasi hingga font aksara nusantara.






36 Juta Data Pengguna Kendaraan Bocor, Berpotensi Diperjualbelikan di Internet

10 jam lalu

36 Juta Data Pengguna Kendaraan Bocor, Berpotensi Diperjualbelikan di Internet

Sebanyak 36 Juta data registrasi pengguna kendaraan di Indonesia diduga alami kebocoran dan dijajakan di sebuah forum internet.


Iran Blokir Internet, Elon Musk Siap Kirim Starlink

2 hari lalu

Iran Blokir Internet, Elon Musk Siap Kirim Starlink

CEO SpaceX Elon Musk mengatakan pada Jumat bahwa ia akan mengaktifkan layanan internet satelit Starlink ke Iran, menanggapi cuitan Menlu AS


17 Website Buat CV Online Gratis dan ATS Friendly

4 hari lalu

17 Website Buat CV Online Gratis dan ATS Friendly

Rekomendasi website buat CV online gratis dengan template ATS friendly dan kreatif cocok untuk pekerjaan formal


Asal-usul Hacker, Berbeda Dulu dan Sekarang?

11 hari lalu

Asal-usul Hacker, Berbeda Dulu dan Sekarang?

Kata hacker mulanya muncul untuk menyebut seorang yang mempunyai keahlian di bidang komputer, kemudian?


7 Langkah Mengembalikan Laptop atau Komputer yang Terserang Virus

12 hari lalu

7 Langkah Mengembalikan Laptop atau Komputer yang Terserang Virus

Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi serangan virus di laptop maupun komputer.


4 Situs Ini Bisa Deteksi Data Pribadi Alami Kebocoran atau Tidak

12 hari lalu

4 Situs Ini Bisa Deteksi Data Pribadi Alami Kebocoran atau Tidak

Menurut Surf Shark, ada 1,04 juta akun yang mengalami kebocoran data pengguna di Indonesia selama kuartal II 2022.


Inilah 5 Aksi Peretasan Terbesar di Dunia

14 hari lalu

Inilah 5 Aksi Peretasan Terbesar di Dunia

Berikut adalah sederet aksi peretasan terbesar di dunia yang dilakukan hacker.


Lima Bahaya Self Diagnosis

16 hari lalu

Lima Bahaya Self Diagnosis

Survei Pew Research Center's Internet & American Life Project menyatakan sepertiga dari mereka yang melakukan self diagnosis tak datang ke dokter.


Self Diagnosis dari Internet, Adakah Keuntungannya?

17 hari lalu

Self Diagnosis dari Internet, Adakah Keuntungannya?

Keuntungan pertama dari self diagnosis adalah mengurangi biaya operasional datang ke dokter, selagi penyakit dapat disembuhkan sendiri.


Aksara Kawi Segera Rilis di Unicode September 2022

18 hari lalu

Aksara Kawi Segera Rilis di Unicode September 2022

Tujuan didaftarkannya aksara Kawi ke Unicode agar bisa masuk dalam standar pengkodean aksara internasional untuk perangkat digital.