Sultan HB X Peringatkan Penularan Covid-19 Yogya Sudah Antar Tetangga

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Satpol PP Kota Yogyakarta melakukan razia protokol kesehatan unntuk mencegah penyebaran Covid-19 di Tugu Yogyakarta pada Sabtu petang, 19 September 2020. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    Petugas Satpol PP Kota Yogyakarta melakukan razia protokol kesehatan unntuk mencegah penyebaran Covid-19 di Tugu Yogyakarta pada Sabtu petang, 19 September 2020. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X memperingatkan warganya terkait angka kasus penularan Covid-19 yang kian tinggi. “Sepertinya, ketika melihat angka dan riwayat tracing, penularan kini sudah mengarah antar tetangga atau kerabat dekat,” ujar Sultan saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 DIY, Kamis 10 Desember 2020.

    Sultan meminta warganya lebih sadar dan lebih tertib protokol kesehatan di tengah tingginya penularan saat ini. Dia juga mengingatkan kalau pandemi masih belum dapat diproyeksikan kapan berakhir atau bisa diatasi.

    Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie memaparkan peningkatan kasus positif Covid-19 cukup signifikan dalam seminggu terakhir. Yang paling tinggi ada di angka 224 per hari yakni pada 6 Desember 2020. Sedangkan untuk tingkat recovery rate pasien Covid-19 DIY sampai saat ini berada di angka 69,56% atau di bawah standar nasional yakni sekitar 82%.

    “Kemudian untuk positivity rate (jumlah kasus positif di antara jumlah sampel yang diperiksa) ada di angka 7,1% dan nasional ada di angka 14,31%,” ujarnya.

    ADVERTISEMENT

    Baca juga:
    Ujian Daring Terbesar Sepanjang Sejarah Universitas Terbuka, Mulus di Hari Kedua

    Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DI Yogyakarta, Berty Murtiningsih, menuturkan, per 10 Desember ini bertambah lagi kasus Covid sebanyak 191 kasus positif baru. Sehingga total kasus positif menjadi 7.612 kasus. Dari jumlah itu penyebab penularan tertinggi 40 persennya merupakan riwayat kontak dengan anggota keluarga atau tertular di dalam keluarga. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.