Ilmuwan Temukan Jejak Kaki Dinosaurus Sauropoda di Tibet

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar Dinosaurus Sauropoda. Kredit: Xinhua

    Gambar Dinosaurus Sauropoda. Kredit: Xinhua

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah tim ilmuwan internasional mengumumkan telah menemukan serangkaian jejak kaki dinosaurus sauropoda di Daerah Otonom Tibet, Cina barat daya.

    Tim yang terdiri dari pakar-pakar asal Cina, Amerika Serikat, dan Jerman itu menemukan sekitar 99 jejak kaki di batu pasir yang ada di Kota Qamdo, Daerah Otonom Tibet.

    Para peneliti bekerja di situs jejak kaki dinosaurus di Qamdo, Daerah Otonomi Tibet, Cina barat daya, 3 April 2019. Kredit: Xinhua

    Berdasarkan temuan mereka yang dipublikasikan dalam jurnal akademik Historical Biology pada bulan ini, jejak-jejak kaki dengan panjang yang bervariasi antara 22-99,3 sentimeter itu diyakini ditinggalkan oleh dinosaurus sauropoda berukuran sedang dan kecil. Sauropoda hidup pada periode Jura (Jurassic) Pertengahan, sekitar 176 sampai 161 juta tahun yang lalu.

    Para ilmuwan memperkirakan bahwa dinosaurus-dinosaurus ini memiliki panjang tubuh masing-masing 22 meter, 10 meter, dan 5 meter.

    Jejak-jejak kaki ini akan memperkaya catatan terkait dinosaurus di Qamdo, kata Xing Lida, kepala peneliti dari tim tersebut sekaligus lektor kepala di Universitas Geosains China, kepada Xinhua pada Senin, 14 Desember 2020.

    Xing menyebutkan bahwa lokasi dari jejak-jejak kaki berukuran besar itu merupakan objek wisata terkenal dan sudah menjadi bagian dari legenda cerita rakyat. Warga setempat meyakini bahwa jejak kaki sauropoda itu ditinggalkan oleh tokoh pejuang dalam mitologi, Raja Gesar.

    "Keyakinan ini juga membantu menjaga jejak-jejak kaki itu tetap utuh," ujar Xing, seraya menambahkan bahwa lokasi penemuan jejak kaki itu memiliki sebuah patung sauropoda besar di dekatnya untuk menarik minat para penggemar dinosaurus.

    Mulai tahun 2017 hingga 2019, tim peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan China dan Universitas Geosains Cina melakukan eksplorasi di area tersebut. Mereka menemukan sejumlah rangkaian jejak kaki dan mengumpulkan data terperinci, menurut Xing.

    XINHUA | ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H