Konsumen iPhone 12 Diminta Hati-hati Situs Penjualan Palsu

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengantre saat akan membeli iPhone 12 5G baru yang mulai dijual perdana di Apple Strore di Shanghai, Cina, 23 Oktober 2020. REUTERS/Aly Song

    Warga mengantre saat akan membeli iPhone 12 5G baru yang mulai dijual perdana di Apple Strore di Shanghai, Cina, 23 Oktober 2020. REUTERS/Aly Song

    TEMPO.CO, Jakarta - Erajaya Group memperingatkan calon konsumen agar bijak dan berhati-hati ketika mendapati situs online yang mengatasnamakan Erajaya atau anak perusahaannya. Seperti diketahui, Erajaya belakangan diberitakan karena perannya sebagai distributor resmi Apple, termasuk untuk produk anyarnya iPhone 12.

    “Website resmi yang dimiliki Erajaya hanya eraspace.com, ibox.co.id dan urbanrepublic.id,” bunyi pernyataan Erajaya Group dalam keterangan tertulis, Rabu, 23 Desember 2020.

    Erajaya meminta jika mendapati situs lain yang mengatasnamakannya, agar tidak sembarang melakukan tindakan apapun. Termasuk melakukan transaksi keuangan tanpa konfirmasi terlebih dahulu.

    Untuk konfirmasi, Erajaya memiliki Customer Service Hotline di nomor 1500372 pada hari kerja Senin-Jumat, pukul 09.00 - 17.00 WIB. Sementara Sabtu pukul 9.30 – 15.00, WIB atau melalui email customercare@erajaya.com.

    Erajaya tidak menjelaskan detail contoh kasus yang terjadi dalam penjualan online-nya. Namun, sepertinya ada beberapa konsumen perangkat Apple yang mengalami masalah dengan situs online yang mengatasnamakan Erajaya Group.

    Seperti diketahui Erajaya terbaru melaporkan respons yang sangat baik dari masyarakat atas seri iPhone terbaru, iPhone 12, di Indonesia. Lonjakan saat pre-order bahkan sempat membuat gangguan pada website iBox pada 11 Desember lalu.

    Baca juga:
    Counterpoint Research: iPhone 12 Ponsel 5G Terlaris di Dunia Saat ini

    Belakangan, perusahaan analisis teknologi Counterpoint Research menyebut iPhone 12 menjadi smartphone berteknologi 5G terlaris di dunia saat ini. Padahal ponsel garapan Apple itu baru dirilis global dua bulan lalu, tepatnya 13 Oktober 2020. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.