Dua Guru Besar Peringatkan Warga 'Nekat' Pergi Liburan Natal dan Tahun Baru

Calon penumpang mengantre untuk mengikuti rapid test antigen di area Terminal 1 Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur , Selasa, 22 Desember 2020. Pengelola Bandara Juanda membuka layanan rapid test antigen bagi calon penumpang jasa penerbangan sebagai upaya antisipasi dan menekan transmisi virus COVID-19 saat liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. ANTARA FOTO/Umarul Faruq

TEMPO.CO, Jakarta - Godaan liburan Natal dan Tahun Baru tampaknya tak kuasa dihindari sebagian masyarakat. Terlebih setelah 'dikorbankannya' libur cuti bersama lebaran lalu. Situasi ini tercermin dari naiknya volume penumpang di bandara maupun stasiun serta pengguna sejumlah jalan tol meski sudah ada imbauan liburan di rumah saja demi mencegah penyebaran Covid-19.

Situasi itu tak lepas dari perhatian Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Ari Fahrial Syam. Dia mengingatkan bahwa jumlah kasus harian Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 6-7 ribu. Melihat pengalaman beberapa libur panjang yang lalu, Ari menjelaskan, setelah masa liburan saat inipun bisa terjadi peningkatan kasus infeksi.

Baca juga:
Pakar di UI dan Unair Bicara Virus Corona Supercovid, Adakah di Indonesia?

“Misalnya setelah libur Idul Fitri atau Hari Kemerdekaan, itu peningkatannya 50 persen. Ini terjadi karena ketika bergerak keluar rumah, masyarakat masih tidak menjalankan protokol kesehatan,” ujar dia saat dihubungi, Rabu, 23 Desember 2020.

Guru Besar bidang ilmu penyakit dalam itu memperingatkan kepada masyarakat yang ingin melakukan liburan, harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan. Karena, Ari berujar, "Risikonya ada pada diri sendiri dan orang lain di sekitar."

Dia menyarankan agar menghindari makan bersama dan kerumunan, serta tetap memakai masker dan rajin mencuci tangan. Dia menyatakan, larangan tidak boleh ada pesta harus ditegakkan. “Kecuali kalau suami, istri, dan anak tidak apa-apa. Kalau bisa sih jangan ada keluarga lain," katanya.

Guru Besar Biologi Molekuler dari Universitas Airlangga, Chairul Anwar Nidom, juga memperingkatkan yang sama. Menurutnya, disiplin menerapkan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M), serta testing, tracing, dan treatment (3T) menjadi kunci.

“Hal itu bisa memperkecil peluang penularan. Bahkan kalau bisa tinggal di rumah saja, tidak kemana-mana itu untuk lebih memperkecil lagi,” kata Nidom.

Nidom yang juga memimpin Profesor Nidom Foundation ini menyarankan sebaiknya bisa diseragamkan kebijakan di berbagai wilayah, termasuk perlakuannya. Di Bali, Nidom melanjutkan, sudah menerapkan uji PCR dan antigen, sementara daerah lain hanya antigen.

Dia juga memberi catatan pada kewajiban rapid test bagi mereka yang sudah memiliki atau membeli tiket. Jika hasil tes menunjukkan reaktif atau positif Covid-19, tentu itu sangat merugikan si pemilik tiket. "Tes seharusnya dilakukan sebelum calon penumpang membeli tiket dan di luar bandara dan lainnya," katanya. 






Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

6 jam lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

10 jam lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

19 jam lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Liburan Pakai Kendaraan Pribadi? Simak Tips Sebelum Road Trip

1 hari lalu

Liburan Pakai Kendaraan Pribadi? Simak Tips Sebelum Road Trip

Persiapan untuk road trip tentu berbeda dengan liburan dengan transportasi umum.


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

1 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Universitas Pancasila Kukuhkan Guru Besar Perempuan Pertama di Bidang Teknik

1 hari lalu

Universitas Pancasila Kukuhkan Guru Besar Perempuan Pertama di Bidang Teknik

Sejumlah catatan istimewa mengikuti pengukuhan 5 Guru Besar terbaru di Universitas Pancasila.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

1 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

1 hari lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Komitmen Smart Village dan Smart Island Indonesia

2 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Komitmen Smart Village dan Smart Island Indonesia

Topik tentang komitmen konektivitas digital Indonesia melalui Smart Village dan Smart Island menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Begini Cara Aman Berlibur Naik Mobil Keluarga ke Luar Kota

2 hari lalu

Begini Cara Aman Berlibur Naik Mobil Keluarga ke Luar Kota

Pada masa liburan, ruas jalan antar kota dipenuhi mobil-mobil keluarga yang hendak bertamasya.