Mahasiswa UI Kembangkan Aplikasi Game Corona Go di Ponsel

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Rektorat Universitas Indonesia (UI). (ANTARA/Feru Lantara)

    Gedung Rektorat Universitas Indonesia (UI). (ANTARA/Feru Lantara)

    TEMPO.CO, Depok - Tim mahasiswa Laboratorium Product Development and Innovation Departemen Teknik Industri (DTI) Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) mengembangkan sebuah aplikasi ponsel bernama 'Corona Go'. Tim mahasiswa UI itu berkolaborasi dengan Anoman Studio untuk tujuannya memberi edukasi Covid-19 berbasis permainan.

    Kepala Laboratorium DTI FTUI, Amalia Suzianti, menerangkan bahwa Corona Go dirancang untuk memberikan edukasi pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat dari berbagai kalangan. "Serta memberikan informasi data mengenai angka kasusnya di Indonesia," kata Amalia lewat keterangannya, Rabu 23 Desember 2020.

    Baca juga:
    Mahasiswa Vokasi UI Unjuk Gigi di Chatbot Finance Datathon 2020

    Harapannya, aplikasi yang kini sudah berupa prototipe itu bisa menjadi edukasi yang interaktif dan tidak membosankan. Dampaknya, pengguna aplikasi dapat mengidentifikasi langkah-langkah tepat yang harus diambil pada masa pandemi ini.

    Aplikasi Corona Go, Amalia menambahkan, merupakan salah satu wujud dari program pengabdian kepada masyarakat sivitas akademika FTUI, serta kontribusi untuk mendukung pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19.

    Ketua tim mahasiswa pengembang Corona Go, Almer Hafiz Yusuf, mengatakan Corona Go menggunakan pendekatan game di gawai. Game itu digambarkan seperti simulasi kegiatan sehari-hari dalam masa pandemi. "Dalam keseharian terkadang kita melalui beberapa hal yang tak terduga, ada 100 kombinasi variasi kegiatan yang dapat ditawarkan," katanya.

    Skala kegiatan yang ditawarkan oleh Corona Go berawal dari rumah tangga hingga bepergian menggunakan kendaraan umum. Dalam game tersebut juga beberapa kegiatan yang dilalui, seperti saat adanya PSBB yang diberlakukan untuk warga Jakarta.

    Terkait penggunaannya, untuk langkah pertama, pengguna diminta untuk memilih peran sebagai karyawan, ibu rumah tangga, atau mahasiswa. Lalu pengguna akan menghadapi berbagai game mengenai aktivitas sehari-hari yang telah disesuaikan dengan peran masing-masing.

    Di samping itu juga telah disisipkan sejumlah mini game interaktif bagi pengguna yang dapat lakukan yang diharapkan jadi metode edukasi yang tidak membosankan.

    Saat ini aplikasi Corona Go telah dikembangkan hingga tahap purwarupa. Pengembangan aplikasi Corona Go terselenggara atas dukungan hibah dari Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPM UI).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.