Harimau Sumatera Masuk Perangkap di Aceh Singkil

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Harimau Sumatera liar (Panthera tigris sumatrae) berada dalam kandang saat proses evakuasi di Desa Pangkalan Sulampi, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, Rabu, 23 Desember 2020. Harimau Sumatera liar yang masuk kedalam perangkap tersebut selanjutnya dibawa ke Conservation Response Units (CRU) Trumon Kabupaten Aceh Selatan untuk observasi lebih lanjut. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

    Harimau Sumatera liar (Panthera tigris sumatrae) berada dalam kandang saat proses evakuasi di Desa Pangkalan Sulampi, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, Rabu, 23 Desember 2020. Harimau Sumatera liar yang masuk kedalam perangkap tersebut selanjutnya dibawa ke Conservation Response Units (CRU) Trumon Kabupaten Aceh Selatan untuk observasi lebih lanjut. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

    TEMPO.CO, Meulaboh - Badan Konservasi Sumber Daya Aceh memerangkap seekor Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) di Desa Pangkalan Sulampi, Kecamatan Suro Makmur, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh. Harimau jantan itu kini sudah dibawa ke lokasi Conservation Response Units (CRU) Trumon, Kabupaten Aceh Selatan.

    “Harimau Sumatera liar yang berhasil kami tangkap setelah masuk perangkap yang kami pasang sejak Rabu kemarin,” kata Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto yang dihubungi dari Meulaboh, Jumat malam 25 Desember 2020.

    Agus Arianto menjelaskan, penangkapan menjadi upaya terakhir mengantasi konflik antara satwa liar itu dengan masyarakat setempat. Konflik, kata dia, telah terjadi sejak 14 Desember lalu.

    "Alhamdulilah saat ini satwa liar tersebut sudah berhasil kami amankan,” kata Agus Arianto menambahkan.

    Hingga Jumat malam, petugas kesehatan dari BKSDA Aceh juga terus memeriksa kondisi kesehatan harimau itu. Rencananya, harimau segera dilepas kembali di habitat aslinya di hutan Aceh.

    “Kalau secara umum kesehatannya lebih bagus, secara fisik juga terlihat bagus ya, tidak ada permasalahan berarti,” kata Agus Arianto menuturkan.

    Forum Konservasi Leuser (FKL) pernah menyatakan kalau populasi Harimau Sumatera paling besar di Indonesia berada di Aceh. Satwa dilindungi negara itu berada di kawasan Leuser dan Ulu Masen. Titik sambung kedua kawasan itu adalah kawasan Beutong yang meliputi wilayah hutan di Nagan Raya, Gayo Lues, dan Aceh Tengah.

    Baca juga:
    Harimau di Ladang Warga Ternyata Hasil Lepas Liar, BKSDA Minta Maaf

    Hingga dua tahun lalu, laporan dari BKSDA Aceh menyebut populasi Harimau Sumatera di wilayah itu tersisa 200 ekor. Kasus perburuan dan perdagangan liar serta perambahan dan pembalakan hutan menekan populasi hewan itu.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.