Rusia: Nasib Stasiun Luar Angkasa Internasional Diputuskan pada 2021

Reporter

Editor

Erwin Prima

Cosmonot Rusia, Oleg Kononenko memeriksa kerusakan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada 11 Desember 2018. Dua kosmonot Rusia memulai memeriksa dan mengumpulkan sampel dari perbaikan yang dilakukan terhadap pesawat ruang angkasa Soyuz yang rusak pada bulan Agustus. NASA TV/Handout via REUTERS

TEMPO.CO, Moskow - Wakil Perdana Menteri Rusia Yuri Borisov pada Senin, 28 Desember 2020, mengatakan bahwa masa depan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) setelah 2024 akan diputuskan pada kuartal pertama tahun depan.

Borisov menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara di televisi, setelah perusahaan luar angkasa nasional Rusia, Roscosmos, pada bulan lalu mengatakan pihaknya akan membahas masa hidup operasi ISS dengan NASA Amerika Serikat.

Baca:
Cina Mulai Bangun Stasiun Luar Angkasa pada 2021, Dibuka 2023

Masa hidup ISS sangat bergantung pada kondisi teknis modul dan aspek politik tertentu, ungkap Roscosmos kala itu.

Adapun untuk penerbangan luar angkasa pada 2021, Borisov menuturkan bahwa kemungkinan modul Nauka (Ilmu Pengetahuan) baru akan diluncurkan ke ISS, yang nantinya dapat menjadi basis stasiun luar angkasa Rusia.

Pada November, perusahaan roket dan antariksa Energia Rusia mengumumkan pihaknya sedang mengerjakan pengembangan stasiun luar angkasa multifungsi baru mengingat ISS kemungkinan bisa berhenti beroperasi pada 2025.

XINHUA | ANTARA






Dipenjara karena Menentang Invasi Rusia, Tokoh Oposisi: Kehancuran Melekat pada Putin

5 menit lalu

Dipenjara karena Menentang Invasi Rusia, Tokoh Oposisi: Kehancuran Melekat pada Putin

Politisi oposisi Rusia Ilya Yashin dihukum delapan setengah tahun penjara oleh pengadilan atas tuduhan menyebarkan "informasi palsu" tentang tentara


Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

1 jam lalu

Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

Inggris pada Jumat, 9 Desember 2022, mengumumkan menjatuhkan sanksi yang menargetkan 30 orang di seluruh dunia.


Putin: Ambisi Barat Menguasai Dunia Meningkatkan Risiko Konflik

2 jam lalu

Putin: Ambisi Barat Menguasai Dunia Meningkatkan Risiko Konflik

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keinginan Barat untuk mempertahankan dominasinya di panggung dunia meningkatkan risiko konflik.


Perundingan Ukraina Perlu Didorong Kerja Sama Multilateral

2 jam lalu

Perundingan Ukraina Perlu Didorong Kerja Sama Multilateral

Koordinasi dan kerja sama multilateral dianggap penting untuk menyelesaikan invasi Rusia di tengah potensi membekunya perang dalam waktu lama.


Brittney Griner Bebas, Ditukar dengan Pedagang Senjata Rusia

13 jam lalu

Brittney Griner Bebas, Ditukar dengan Pedagang Senjata Rusia

Bintang bola basket putri Amerika Serikat Brittney Griner telah dibebaskan dalam pertukaran tahanan dengan Rusia.


Pengusaha Cina Ingin Manfaatkan Pasar Rusia

1 hari lalu

Pengusaha Cina Ingin Manfaatkan Pasar Rusia

Sejumlah pengusaha asal Cina tertarik menanamkan sejumlah investasi di Rusia dan memamerkan produk-produk mereka, khususnya produk teknologi


Putin Klaim Rusia Tak Akan Pakai Senjata Nuklir Kecuali Bila Diserang

1 hari lalu

Putin Klaim Rusia Tak Akan Pakai Senjata Nuklir Kecuali Bila Diserang

Putin mengatakan ia tidak gila untuk menggunakan senjata nuklir dalam perang Ukraina.


Zelensky Dinobatkan sebagai Person of the Year 2022 Versi Majalah Time

1 hari lalu

Zelensky Dinobatkan sebagai Person of the Year 2022 Versi Majalah Time

Presiden Volodymyr Zelensky dan "semangat Ukraina" dinobatkan sebagai Person of the Year 2022 versi majalah Time.


Ada 3 Serangan Drone ke Rusia, Menhan Ukraina: Ada yang Merokok Sembarangan

2 hari lalu

Ada 3 Serangan Drone ke Rusia, Menhan Ukraina: Ada yang Merokok Sembarangan

Menhan Ukraina bercanda tentang serangan drone ke 3 pangkalan Rusia dengan mengatakan orang Rusia biasa merokok di tempat dilarang merokok.


AS Diam-diam Modifikasi Roket HIMARS, Cegah Ukraina Serang Rusia

2 hari lalu

AS Diam-diam Modifikasi Roket HIMARS, Cegah Ukraina Serang Rusia

Amerika Serikat telah memodifikasi roket HIMARS yang dikirimkan ke Ukraina agar tak menyerang Rusia.