Titik Api Diam Belum juga Muncul di Gunung Merapi, Artinya ...

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gunung Merapi saat cuaca cerah diambil dari Bukit Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta, (28/12). Wisatawan yang datang untuk melihat sisa erupsi Gunung Merapi tahun 2010 meningkat tiga kali lipat pada musim libur akhir tahun. ANTARA/Noveradika

    Gunung Merapi saat cuaca cerah diambil dari Bukit Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta, (28/12). Wisatawan yang datang untuk melihat sisa erupsi Gunung Merapi tahun 2010 meningkat tiga kali lipat pada musim libur akhir tahun. ANTARA/Noveradika

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta belum mendeteksi dan menemukan kemunculan titik api diam di Gunung Merapi. "Hingga saat ini belum terpantau," ujar Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida, Minggu 3 Januari 2021.

    Titik api diam selama ini menjadi satu gejala pertumbuhan kubah lava baru dan penanda erupsi berangsur berakhir. Pada erupsi Gunung Merapi 2010, titik api diam muncul pasca erupsi eksplosif pada 26 Oktober.

    BPPTKG mengamati yang terjadi saat ini di Gunung Merapi justru satu fenomena yang menunjukkan adanya peningkatan suhu asap keluar dari sekitar Lava 1997. "Hal ini terjadi seiring dengan adanya peningkatan aktivitas vulkanik dalam beberapa hari terakhir," ujar Hanik.

    Saat ini potensi bahaya Gunung Merapi yang masih berstatus Siaga atau level III belum berubah. Potensi itu berupa guguran lava, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif, dan proyeksi luncuran awan panas sejauh maksimal 5 kilometer. "Namun sampai saat ini di puncak Merapi belum muncul kubah lava baru," ujarnya.

    Baca juga:
    Gunung Merapi Muntahkan Guguran Material Sejauh 1.500 Meter

    Hasil pengamatan Gunung Merapi per 3 Januari 2021 teramati guguran 1 kali arah ke Kali Lamat dengan jarak luncur 1.500 meter pada pukul 05.54 WIB , selain terdengar suara guguran 1 kali intensitas sedang dari pos pengamatan Babadan. Guguran juga terjadi 1 kali ke arah Kali Senowo II dengan jarak 1.500 meter dari Pos Babadan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H