Gempa Terkini di Bengkulu, Keempat Hari Ini

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peta kejadian gempa Bengkulu pada Rabu pagi, 19 Agustus 2020. Dua gempa terjadi hampir bersamaan dengan kekuatan cukup besar 6,9 dan 6,8 Magnitudo. (ANTARA/HO.BMKG)

    Peta kejadian gempa Bengkulu pada Rabu pagi, 19 Agustus 2020. Dua gempa terjadi hampir bersamaan dengan kekuatan cukup besar 6,9 dan 6,8 Magnitudo. (ANTARA/HO.BMKG)

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mencatat gempa terkini terjadi di Bengkulu. Kekuatannya, 4,6 Magnitudo dan dapat dirasakan pada skala III MMI atau terasa di dalam rumah seakan truk sedang melintas di Seluma, dan lebih lemah (skala II) di Kota Bengkulu.

    Info dari situs resmi BMKG tentang gempa bumi yang dapat dirasakan menyebut lindu di Bengkulu terjadi pada pukul 13.18 WIB. Pusat gempa berada di laut, 65 kilometer barat daya Seluma, Bengkulu. Adapun kedalamannya (hiposentrum) 35 kilometer.

    Gempa di Bengkulu adalah gempa keempat yang bisa dirasakan sepanjang hari ini, Rabu 13 Januari 2021. Tiga gempa lainnya terjadi pada dinihari tadi, masing-masing di Lampung pukul 02.54 WIB; Waropen, Papua, pukul 01.17; dan Bangli, Bali pukul 00.57 WIB.

    Dua dari gempa itu sama, bisa dirasakan dengan skala III MMI, yakni gempa di Waropen dan Bangli. Masing-masing berkekuatan 5,7 M dan 3,1 M. Sedang gempa di Lampung 3,4 M dirasakan dengan skala intensitas II MMI. Seluruh tiga gempa ini sama bersumber di darat tapi yang di Lampung terukur sangat dangkal, hanya satu kilometer.

    Baca juga:
    Hati-hati, Demam karena Infeksi Akut Tak Boleh Terima Vaksin Covid-19

    Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyebut gempa di Lampung termasuk swarm atau gempa yang terus terjadi dari Sesar Menanga di Pesawaran sejak 6 Januari lalu. "Ini sudah ke-17," katanya lewat akun di media sosialnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI Nyatakan Vaksin Covid-19 Sinovac Berstatus Halal, Ini Alasannya

    Keputusan halal untuk vaksin Covid-19 itu diambil setelah sejumlah pengamatan di fasilitas Sinovac berikut pengawasan proses pembuatan secara rinci.