TikTok Hadirkan Pembaruan Privasi Baru untuk Pengguna Muda

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo TikTok terlihat di smartphone di depan logo ByteDance yang ditampilkan dalam ilustrasi yang diambil pada 27 November 2019. [REUTERS / Dado Ruvic / Illustration / File Photo]

    Logo TikTok terlihat di smartphone di depan logo ByteDance yang ditampilkan dalam ilustrasi yang diambil pada 27 November 2019. [REUTERS / Dado Ruvic / Illustration / File Photo]

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika seorang remaja muda mendaftar media sosial TikTok, akun mereka akan lebih privasi secara default. TikTok mengatakan telah menghadirkan seperangkat pengaturan privasi baru untuk penggunanya yang berusia di bawah 18 tahun.

    Baca:
    Anak 12 Tahun Gugat TikTok, Hakim Lindungi Identitasnya

    The Verge, Rabu, 13 Januari 2021, melaporkan, pembaruan ini menghadirkan pengaturan default untuk pengguna berusia 13-15 tahun, membatasi siapa yang dapat melihat dan mengomentari video mereka. Sehingga nantinya hanya yang ditambahkan sebagai teman yang dapat melihat video mereka, dan akun mereka tidak akan disarankan ke pengguna lain. 

    TikTok juga akan menonaktifkan sepenuhnya opsi untuk mengizinkan siapa pun mengomentari video pengguna ini, meskipun akun mereka dibuat untuk publik. Pengguna berusia antara 13-15 tahun hanya dapat mengizinkan teman-temannya untuk mengomentari video mereka, atau mereka dapat menonaktifkan komentar. 

    Fitur Duet dan Stitch aplikasi, yang memungkinkan pengguna untuk mengirim ulang dan menanggapi video orang lain juga akan dinonaktifkan untuk video yang dibuat oleh pengguna di bawah 16 tahun. Kemampuan untuk mengunduh video dari pengguna di bawah usia tersebut juga dinonaktifkan. 

    Untuk pengguna berusia antara 16-17 tahun, media sosial berbasis video itu menonaktifkan kemampuan untuk mengunduh video mereka secara default. Serta membatasi fitur Duet dan Stitch hanya untuk teman-teman mereka. 

    Rangkaian penyesuaian harus ditambahkan ke TikTok yang lebih protektif bagi pengguna termudanya. Pengguna tersebut masih dapat, pada umumnya, menggunakan TikTok seperti yang bisa dilakukan orang lain, tapi aplikasi melakukan lebih banyak untuk melindungi pengguna, dan video mereka dari komunitas pada umumnya. 

    TikTok secara bertahap menambahkan lebih banyak kontrol privasi untuk akun remaja selama setahun terakhir. Pada 2020, aplikasi tersebut mulai mengizinkan orang tua untuk mengatur batasan pada akun anak dari jarak jauh, kemudian mulai mengizinkan orang tua untuk mengubah pengaturan privasi anak mereka juga.

    TikTok juga sebelumnya menonaktifkan fitur pesan langsung untuk pengguna di bawah 16 tahun. Ini semua adalah perubahan haluan yang substansial dari cara pendahulu TikTok menangani akun anak-anak, seperti dikutip GSM Arena.

    THE VERGE | GSM ARENA    


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pam Swakarsa, dari Reformasi hingga Wacana Calon Kapolri Listyo Sigit Prabowo

    Dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri, Listyo menyampaikan berbagai gagasan akan menghidupkan kembali pam swakarsa.