7 Gempa Bumi Hari Ini, 4 Terjadi di Sulawesi dan Sebabkan Kepanikan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga memotret atap rumah yang ambruk akibat gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis 14 Desember 2021. BMKG Sulawesi Barat mencatat gempa bumi berkekuatan 5,9 skala richter terjadi pada pukul 14:35:49 WITA di empat kilometer Barat Laut Majene-Sulbar dengan kedalaman 10 Km dan tidak berpotensi tsunami. ANTARA FOTO/Akbar Tado

    Warga memotret atap rumah yang ambruk akibat gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis 14 Desember 2021. BMKG Sulawesi Barat mencatat gempa bumi berkekuatan 5,9 skala richter terjadi pada pukul 14:35:49 WITA di empat kilometer Barat Laut Majene-Sulbar dengan kedalaman 10 Km dan tidak berpotensi tsunami. ANTARA FOTO/Akbar Tado

    TEMPO.CO, Jakarta - Berbeda dari hari-hari biasanya, wilayah Indonesia mengalami cukup banyak gempa yang bisa dirasakan pada hari ini Kamis 14 Januari 2021. Hingga saat artikel ini ditulis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mengungkap ada tujuh peristiwa gempa bumi hari ini.

    Sebanyak empat dari tujuh gempa hari ini tersebut terjadi di Sulawesi, yakni di Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah; di Morowali Utara, Sulawesi Tengah; di Majene, Sulawesi Barat; dan di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Guncangan dirasa akibat rilis energi dari pergerakan lempeng Bumi yang masing-masing terjadi pada pukul 10.58, 12.57, 13.35, 15.35 WIB.

    Baca juga:
    Cina Kembali Bangun RS Darurat Covid-19, Sekarang di Hebei

    Tiga gempa lainnya tersebar di Tobelo, Halmahera Utara, Maluku Utara; Kebumen, Jawa Tengah; dan Ruteng, Manggarai, NTT. Masing-masing tercatat terjadi pada pukul 00.36, 07.03, dan 10.58 WIB.

    Di antara tujuh gempa itu, yang terkuat terukur 5,9 Magnitudo di Majene. Intensitas gempa darat dengan kedalaman 10 kilometer itu dirasa hingga skala VI MMI di wilayah Polewali. Skala itu setara ilustrasi getaran gempa yang dirasakan oleh semua penduduk.

    “Banyak warga lari berhamburan ke luar rumah karena terkejut oleh guncangan kuat yang terjadi secara tiba-tiba,” kata Daryono, Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG lewat keterangan tertulis.

    Dikutip dari Antara, gempa itu menyebabkan tebing longsor di Majene. Sedang di Mamuju, kepanikan sempat melanda pasien rawat inap di RS Manakkarra dan RSUD Regional Sulawesi Barat. Mereka dan keluarganya berhamburan ke luar dan hingga petangnya masih menolak kembali ke dalam karena trauma.

    Dampak gempa bumi magnitudo 5,9 yang menyebabkan reruntuhan batu di tebing perbukitan di wilayah Majene, Sulawesi Barat, pada Kamis 14 Januari 2021. (ANTARA/HO.BMKG)

    "Rumah sakit meminta agar didirikan tenda sementara untuk merawat pasien dari lantai dua dan lantai tiga. Gempa tersebut membuat para pasien panik sehingga mereka keluar ke halaman rumah sakit untuk menyelamatkan diri," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Mamuju Ali Rachman.

    Peta lokasi gempa di Mamuju, Sulawesi Barat, 14 Januari 2021. BMKG

    Sedang intensitas enam gempa lainnya terukur pada skala II-III MMI atau tergolong lemah, maksimal dirasakan di dalam rumah seakan ada truk yang sedang melintas. Kekuatannya terukur bervariasi mulai dari 3,0 sampai 5,0 Magnitudo.

    Termasuk yang di Majene, seluruh gempa Bumi hari ini memiliki kedalaman sumber seragam yakni 10 kilometer atau tergolong dangkal, kecuali gempa di Manggarai, NTT, 11 kilometer.

    Baca juga:
    Robot Bawah Laut BPPT Temukan Lokasi Diduga Kokpit dan Ekor Sriwijaya Air

    Gempa Bumi hari ini tergolong ramai jika dibandingkan sepekan belakangan. Sehari sebelumnya, misalnya, tercatat ada empat kali gempa yang bisa dirasakan, atau dua kali pada dua hari sebelumnya. Pada 10 Januari bahkan tak satupun gempa yang bisa dirasakan yang dicatatkan BMKG. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.