Australia Bimbang Buka Perbatasan Internasional Meski Gelar Vaksinasi Covid-19

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrian penumpang yang berusaha berangkat dari Terminal Bandara Dalam Negeri Sydney di Sydney, Australia, Jumat, 18 Desember 2020. Kredit: ANTARA FOTO/REUTERS/AAP Image/Dean Lewins/rwa/cfo

    Antrian penumpang yang berusaha berangkat dari Terminal Bandara Dalam Negeri Sydney di Sydney, Australia, Jumat, 18 Desember 2020. Kredit: ANTARA FOTO/REUTERS/AAP Image/Dean Lewins/rwa/cfo

    TEMPO.CO, Sydney - Australia mungkin tidak sepenuhnya membuka kembali perbatasan internasionalnya tahun ini bahkan jika sebagian besar penduduknya divaksin melawan Covid-19, ujar Kepala Departemen Kesehatan Austalia Brendan Murphy pada Senin, 18 Januari 2021.

    Baca:
    Empat Lagi Peserta Australia Open 2021 Dinyatakan Positif Covid-19

    Otoritas Australia juga melihat potensi efek merugikan dari vaksin Pfizer setelah Norwegia melaporkan kematian pada orang tua yang menerima suntikan.

    "Bahkan jika kami memiliki banyak populasi yang divaksin, kami tidak tahu apakah itu akan mencegah penularan virus," kata Brendan Murphy kepada Australian Broadcasting Corp.

    Australia, yang telah mengelola virus corona lebih baik daripada negara lain melalui isolasi yang ditargetkan dan tingkat pengujian serta pelacakan kontak yang tinggi, melaporkan nol kasus Covid-19 lokal pada Senin.

    Victoria, yang menjadi tuan rumah Australia Open 2021, melaporkan empat kasus positif pada wisatawan luar negeri. Kasus-kasus positif itu terkait dengan tenis, sehingga total menjadi sembilan.

    Kasus-kasus tersebut telah mendorong pihak berwenang untuk mengirim tiga penerbangan sewaan Australia Open ke lokasi karantina, memaksa lebih dari 70 pemain ke dalam isolasi kamar hotel selama 14 hari.

    "Saya tahu bahwa ada sedikit obrolan dari sejumlah pemain tentang aturan. Nah, aturan berlaku untuk mereka karena berlaku untuk semua orang," kata Perdana Menteri negara bagian Victoria Daniel Andrews, menanggapi keluhan pemain tentang karantina yang ketat.

    Australia telah melaporkan lebih dari 22.000 kasus Covid-19 lokal dan 909 kematian sejak pandemi dimulai.

    Fokus utama Covid di Australia saat ini berada di Sydney di negara bagian New South Wales (NSW), di mana wabah di barat Sydney telah mendorong negara bagian lain untuk memberlakukan pembatasan perjalanan ke NSW atau pinggiran kota yang mewabah.

    Kepala pemerintahan negara bagian NSW Gladys Berejiklian mengatakan dia akan mempertimbangkan untuk mengizinkan tempat-tempat acara atau kegiatan untuk melarang masuknya orang-orang yang belum divaksin Covid-19.

    Australia akan memulai program imunisasi bulan depan. "Maskapai penerbangan telah mengindikasikan bahwa jika Anda tidak divaksin, Anda tidak dapat bepergian ke luar negeri," kata Berejiklian kepada Radio 2GB.

    "Kami juga akan mempertimbangkan apakah kami mengizinkan tempat ... membuat aturan mereka sendiri jika mereka memiliki bisnis atau menjalankan tempat kerja yang aman dari Covid-19,"

    ANTARA | REUTERS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?