Kasus Covid-19 Nyaris 17.000, Sultan HB X Desak Rumah Sakit Tambah Ranjang

Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan pidato dalam peringatan sewindu Undang-undang Keistimewaan di Keraton Yogyakarta, Senin 31 Agustus 2020. TEMPO | Pribadi Wicaksono

TEMPO.CO, Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mendesak adanya penambahan tempat tidur atau ranjang di rumah sakit untuk melayani pasien Covid-19.

Baca:
Update Covid-19 per 18 Januari: Kasus Positif Bertambah 9.086

Hingga awal pekan ini total kasus Covid-19 di Yogyakarta nyaris tembus 17 ribu kasus, di mana kasus aktif sebanyak 5.280 kasus dan sebanyak 388 kasus meninggal dunia.

"Penambahan ranjang rumah sakit ini diprioritaskan untuk pasien dengan kriteria sedang-berat dan berat," ujar Sultan HB X saat memimpin Rapat Koordinasi Perkembangan Penanganan Covid-19 bersama bupati/walikota dan kepala dinas kesehatan kabupaten/kota di Gedung Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Minggu, 17 Januari 2021.

Selain mendorong penambahan ranjang di rumah sakit, Sultan juga mendorong pemerintah di kabupaten/kota untuk menggerakkan adanya shelter yang dapat memfasilitasi pasien ringan maupun orang tanpa gejala atau OTG. Penambahan shelter itu agar dapat mengurangi penuhnya ranjang di rumah sakit.

Sultan HB X juga menyatakan agar kabupaten/kota mampu memaksimalkan tempat untuk isolasi mandiri dengan mengupayakan melalui anggaran darurat yang dimiliki.

Direktur RSUP dr. Sardjito Rukmono Siswishanto menyatakan dari 6-8 pasien terindikasi Covid-19 di Intalasi Gawat Darurat (IGD), tidak semua perlu dirawat di rumah sakit karena sebagian kondisinya ringan atau tidak bergejala.

"Jadi bukan tidak bisa terima pasien, tapi ranjang diprioritaskan untuk pasien kondisi berat dan kritikal," kata dia.

Pihaknya juga telah menggunakan SISRUTE, yakni Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi yang terkoordinasikan dengan seluruh rumah sakit dalam konteks pelayanan Covid maupun non-Covid, sehingga lebih mudah dan cepat dalam menangani pasien.

"Terutama untuk pasien ibu bersalin maupun emergency yang memerlukan operasi," kata dia.

Rukmono menambahkan RSUP dr. Sardjito sendiri saat ini memiliki 75 ruang dengan 27 ranjang Covid pasien kritis/ICU yang akan dieskalasi menjadi 200-300 unit secara bertahap dengan konversi ruangan.

Semula kondisi ranjang sebanyak 15 persen akan ditambah menjadi 20% dan secara bertahap ditingkatkan menjadi 30-40 persen.

"Selain penambahan ranjang, problem yang dihadapi rumah sakit adalah ketersediaan sumber daya manusia," kata dia.

Adapun rumah sakit rujukan Covid DIY lain, RSUP Hardjolukito, menyatakan hingga kini sudah memaksimalkan ruangan untuk pelayanan Covid dengan membangun ruangan khusus isolasi sebanyak 40 ranjang. Namun, jumlah perawat untuk layanan tersebut belum memadai.

Perwakilan dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM Ova Emilia menambahkan keberadaan shelter berfungsi penyangga yang memerlukan komunikasi intens dengan rumah sakit agar dapat membantu jika ada pasien dengan kondisi menurun untuk dapat dirujuk ke rumah sakit.

"Kami harap ke depan, di Yogya ada rumah sakit khusus untuk Covid dengan penyediaan logistik dan sumber daya manusia yang memadai," kata dia.

Sekda Yogyakarta Kadarmanta Baskara Aji menambahkan setelah rapat koordinasi, pemerintah daerah meminta kabupaten dan kota untuk berkoordinasi dengan rumah sakit setempat untuk penambahan ranjang Covid-19 dan pembangunan shelter.

PRIBADI WICAKSONO






Buntut Kericuhan Babarsari, Polda Yogyakarta Tetapkan 2 Tersangka

37 menit lalu

Buntut Kericuhan Babarsari, Polda Yogyakarta Tetapkan 2 Tersangka

Kericuhan di Babarsari berawal dari keributan di karaoke. Dua tersangka itu belum ditahan.


Kemendagri: Kembali PPKM Level 1, Jabodetabek Telah Lewati Puncak Omicron BA.4 dan BA.5

3 jam lalu

Kemendagri: Kembali PPKM Level 1, Jabodetabek Telah Lewati Puncak Omicron BA.4 dan BA.5

Kemendagri menyatakan status Jabodetabek kembali ke level PPKM Level 1. Telah lewati puncak Omicron BA4 dan BA5.


Minum Jamu dengan Nuansa Kekinian di Kafe Djampi Jawi Yogyakarta

5 jam lalu

Minum Jamu dengan Nuansa Kekinian di Kafe Djampi Jawi Yogyakarta

Kafe Djampi Jawi menyajikan suguhan berbagai macam jamu dan kuliner tradisional di Yogyakarta.


Kerusuhan Babarsari Yogyakarta, Begini Respons Sultan Hamengkubuwono X

5 jam lalu

Kerusuhan Babarsari Yogyakarta, Begini Respons Sultan Hamengkubuwono X

Kerusuhan di Babarsari Yogyakarta pada 4 Juli 2022 lalu mendapat perhatian serius Sultan Hamengkubowono X. Begini responsnya.


Hotel The Grand Lisboa di Makau Lockdown karena Covid-19

6 jam lalu

Hotel The Grand Lisboa di Makau Lockdown karena Covid-19

Puluhan orang di hotel The Grand Lisboa yang positif Covid-19, telah membuat otoritas Makau memberlakukan lockdown pada hotel terkenal itu.


Cerita Sultan HB X Soal Kerusuhan Babarsari yang Pernah Terjadi 4 Tahun Lalu

10 jam lalu

Cerita Sultan HB X Soal Kerusuhan Babarsari yang Pernah Terjadi 4 Tahun Lalu

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan HB X meminta polisi bertindak tegas atas peristiwa kerusuhan yang terjadi di Babarsari pada Senin lalu.


Mengenal Metode Among di Sekolah Taman Siswa, Masih Diadopsi sampai Sekarang?

10 jam lalu

Mengenal Metode Among di Sekolah Taman Siswa, Masih Diadopsi sampai Sekarang?

Ki Hajar ingin merombak sistem pendidikan kolonial. Salah satunya dengan mengubahnya pada metode among di Taman Siswa. Seperti apa?


Harga Minyak Dunia Anjlok Bikin Saham Migas Tersungkur

12 jam lalu

Harga Minyak Dunia Anjlok Bikin Saham Migas Tersungkur

Harga acuan minyak dunia tersungkur rata-rata 9 persen pada perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB.


Sosiolog UGM: Kerusuhan Babarsari Cermin Yogyakarta Istimewa Tapi Regulasi Tak Istimewa

15 jam lalu

Sosiolog UGM: Kerusuhan Babarsari Cermin Yogyakarta Istimewa Tapi Regulasi Tak Istimewa

Sosiolog UGM Derajad Sulistyo Widhyharto menilai munculnya kasus kerusuhan seperti di Babarsari akibat wilayah Yogyakarta tapi regulasi istimewa.


PSI Desak Pemprov DKI Jakarta Percepat Vaksinasi Booster

1 hari lalu

PSI Desak Pemprov DKI Jakarta Percepat Vaksinasi Booster

Pemprov DKI didesak mempercepat vaksinasi booster seiring dengan naiknya kasus positif Covid-19 di Jakarta. Demikian pula BOR rumah sakit.