Heboh Bau Pandan di Kota Bengkulu, Ternyata Ini Sumbernya

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Kota Bengkulu Melyansori (kiri) bersama youtuber Bengkulu lainnya saat mengungkap penyebab bau pandan yang menghebohkan warga Kota Bengkulu. (Foto ANTARA/HO-dokumen pribadi)

    Warga Kota Bengkulu Melyansori (kiri) bersama youtuber Bengkulu lainnya saat mengungkap penyebab bau pandan yang menghebohkan warga Kota Bengkulu. (Foto ANTARA/HO-dokumen pribadi)

    TEMPO.CO, Bengkulu - Warga Kota Bengkulu dihebohkan dengan bau pandan yang kemudian dikaitkan dengan berbagai spekulasi asal muasal bau itu. Kehebohan sempat viral di media sosial karena ada yang mengaitkannya dengan kejadian bencana yang kebetulan juga marak di beberapa daerah di tanah air.

    Satu warga Kota Bengkulu, Melyansori, melalui akun media sosialnya mengungkap pertama jika fenomena bau pandan itu disebabkan tanaman di Taman Wisata Alam Danau Dendam Tak Sudah. Di kawasan rawa itu, jenis tumbuhan kantong semar Nepenthes mirabilis tengah berbunga serempak dan dalam jumlah banyak.

    Kepala Unit Administrasi Satuan Tugas Polisi Hutan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu, Sudarmawan, membenarkan asal muasal bau pandan tersebut. Ia menjelaskan, kawasan rawa-rawa seperti di TWA Danau Dendam Tak Sudah, Kota Bengkulu, memang menjadi habitat tanaman kantong semar jenis Nepenthes mirabilis.

    Saat ini, Sudarmawan menuturkan, populasi tanaman kantong semar jenis itu tumbuh lebih banyak daripada biasanya. Dia menduga aroma yang dikeluarkan menjadi lebih kuat dan tercium warga di kota. 

    ADVERTISEMENT

    Baca juga:
    Jerapah Kerdil Gimli dan Nigel di Habitat Liar Afrika, Bisakah Bertahan?

    Sudarmawan memastikan aroma bau pandan yang ditimbulkan tanaman kantong semar tersebut tidak berbahaya bila dihirup manusia. Aroma juga ditebar tak lama, tak sampai seminggu. "Tanaman itu berbunga tidak lama dan yang menimbulkan aroma yang kuat itu hanya tanaman yang masih muda saja," katanya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.