Pelacakan Kontak Dekat Bupati Sleman Jaring 8 Kasus Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah Kabupaten Sleman dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melacak penularan Covid-19 yang mungkin terjadi di antara kontak dekat Bupati Sleman Sri Purnomo. Sang bupati telah mengumumkan positif terpapar virus corona pada Kamis 21 Januari 2021 dan beritanya viral karena Sri Purnomo termasuk yang sudah menerima suntikan dosis vaksin Sinovac.

    Pelacakan dilakukan dengan menggelar rapid test antigen terhadap sejumlah kalangan di Pendopo Parasamsya, Sleman, Jumat 22 Januari 2021. Mereka yang disasar seperti pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Sleman, Sekretariat Daerah Sleman, serta awak media yang biasa meliput kegiatan Bupati Sleman.

    “Dari hasil swab (antigen) 138 orang hari ini diketahui 8 orang positif Covid-19,” ujar Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi, Jumat 22 Januari 2021.

    Dari 8 orang yang positif Covid-19 itu, sebanyak 7 orang dari Dukcapil Kabupaten Sleman dan 1 orang staf yang bertugas di rumah dinas Bupati Sleman Sri Purnomo. Mereka, dituturkan Shavitri, tidak seluruhnya merupakan kontak erat Bupati Sleman Sri Purnomo. “Tidak semuanya yang diswab hari ini kontak erat bupati,” ujarnya.

    Shavitri merinci, dari peserta yang ikut swab tes antigen itu, 80 orang merupakan pegawai di Dinas Dukcapil Kabupaten Sleman. “Justru dari Dukcapil ini yang diketahui sudah terpapar lebih dulu daripada pak Bupati,” ujar Shavitri.

    Selain 80 orang itu, yang mengikuti swab massal di Sleman hari ini juga berasal dari lintas profesi yang memang diketahui sempat bertemu atau kontak dengan Bupati Sleman dua hari terakhir. Misalnya para tamu yang sempat melakukan audiensi dengan bupati, staf sejumlah instansi, wartawan, juga kalangan kejaksaan.

    Pasca Bupati Sleman Sri Purnomo mengumumkan positif Covid-19, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta DIY pun ikut berkoordinasi untuk kemungkinan tracing kepada sejumlah kontak erat. Sebab sebelum diketahui positif Covid-19, awal pekan ini Bupati Sleman itu masih beraktivitas biasa dan bertemu sejumlah pihak di luar lingkungan Pemkab Sleman.

    Baca juga:
    6 Pernyataan Bupati Sleman usai Viral Positif Covid-19 Meski Sudah Divaksin

    Misalnya, pada Senin 18 Januari 2021 misalnya, Sri Purnomo bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, melakukan tebar benih ikan bersama di Embung Gadingan, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman. Lalu pada Selasa 19 Januari 2021, Sri Purnomo bersama Gubernur DIY Sri Sultan HB X bersama menghadiri pemasangan patok trase jalan tol Yogyakarta-Bawen.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.